Maguire Berharap Rashford Bertahan di Manchester United

- Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Maguire Berharap Rashford Bertahan di Manchester United

Bek Manchester United, Harry Maguire, menyatakan harapannya agar Marcus Rashford bertahan di Old Trafford. Menurutnya, kehadiran penyerang asal Inggris itu dapat meningkatkan kualitas tim. Rashford baru saja tampil untuk pertama kalinya sejak Desember 2024 dalam laga pramusim melawan AC Milan, yang berakhir dengan kekalahan 2-4 di Wroclaw.

Spekulasi mengenai masa depan Rashford terus menguat menjelang penutupan bursa transfer pada 1 September. Meskipun manajemen klub masih membuka peluang untuk menjualnya jika ada tawaran yang sesuai, para pemain dan pelatih Michael Carrick menyambut baik kembalinya Rashford ke dalam skuad.

"Tentu saja bursa transfer masih terbuka," kata Maguire. Ia menilai kemampuan Rashford dapat memberikan dampak langsung di lapangan. "Sebagai pemain, kami berharap dia bertahan karena jika dia bertahan, dia adalah aset besar yang kami miliki. Dia bisa meningkatkan kemampuan kami pastinya," ujarnya.

Maguire, yang telah lama bermain bersama Rashford, yakin akan potensi ancaman yang bisa diberikan sang penyerang kepada lawan. "Anda melihat ketika dia masuk, dia mengancam lini belakang dengan sangat baik. Dia bahkan bisa saja mencetak gol. Dia adalah ancaman yang sangat besar," katanya.

Kerja sama yang terjalin lama di klub maupun dalam latihan menjadi alasan kuat dukungan para pemain untuk Rashford. "Saya telah bermain dengan Marcus selama bertahun-tahun dan saya tahu bahwa bermain melawannya dan bermain dengannya di latihan akan membantu kami," ujar Maguire.

Di sisi lain, Maguire mengakui bahwa laga kontra AC Milan merupakan penampilan pramusim terburuk Manchester United, tepat seminggu sebelum laga pembuka Liga Premier melawan Hull. Ia juga menyoroti kegagalan Bruno Fernandes mengeksekusi penalti untuk kedua kalinya secara beruntun. "Kami ingin bermain jauh lebih ke depan, lebih agresif, dan lebih menekan di depan," katanya.

Evaluasi terhadap performa tim menjadi perhatian utama sebelum kompetisi resmi dimulai. "Ini adalah satu-satunya pertandingan di mana saya tidak merasa kami melakukan hal yang benar dalam aspek itu. Kami memiliki banyak penguasaan bola yang tinggi dan menciptakan banyak peluang dari situ, tetapi kami tidak mempertahankan tekanan kami dengan cukup dekat," ujar Maguire.

Pertandingan tersebut juga menjadi momen reuni bagi skuad United dengan mantan pelatih mereka, Ruben Amorim, yang kini menangani AC Milan. "Sangat menyenangkan melihat dia dan semua stafnya," kata Maguire. Ia mendoakan kesuksesan bagi mantan pelatihnya tersebut di klub barunya. "Saya berhubungan sangat baik dengan Ruben dan semua stafnya. Saya senang dia mendapat kesempatan lain untuk tampil mengesankan dan menunjukkan kepada semua orang betapa hebatnya dia sebagai manajer. Saya yakin dia akan sukses," ujarnya.

Meski kerja sama di Old Trafford harus berakhir, Maguire menegaskan tidak ada keretakan hubungan dengan manajer asal Portugal tersebut. "Saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang Ruben. Itu hanya tidak berhasil di Manchester United," katanya. Ia pun berjanji akan terus memantau kiprah mantan pelatihnya bersama klub raksasa Italia itu. "Tapi dia punya klub besar sekarang. Saya akan mengikuti mereka dan berharap mereka memiliki musim yang luar biasa," ujarnya.

Sementara itu, Ruben Amorim turut menyampaikan kesannya setelah pertandingan usai. "Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai Manchester United," kata Amorim. Manchester United dijadwalkan melakoni laga pembuka Liga Premier musim 2026/2027 melawan Hull pekan depan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags