Pekan ini di Manchester United nyaris tak pernah lepas dari nama Marcus Rashford. Di tengah kabar kembalinya sejumlah pemain seperti Kobbie Mainoo dan Lisandro Martinez, serta reuni dengan mantan pelatih Ruben Amorim, sorotan justru tertuju pada Rashford yang kembali masuk tim setelah absen cukup lama.
Rashford tidak tampil saat United bermain imbang melawan Leeds di Croke Park pada Rabu lalu. Namun, pada Sabtu, ia akhirnya turun sebagai pemain pengganti di babak kedua saat United menelan kekalahan 4-2 dari AC Milan. Penampilan perdananya sejak Desember 2024 itu langsung menarik perhatian. Ia tampak tajam dan siap memberikan kontribusi bagi United pada musim depan, andai tetap bertahan di Old Trafford setelah bursa transfer ditutup.
Bek senior United, Harry Maguire, angkat bicara mengenai apa yang bisa diberikan Rashford kepada tim. Menurutnya, kehadiran pemain berusia 27 tahun itu jelas meningkatkan kualitas skuad.
“Dia pasti bisa meningkatkan kualitas kami,” ujar Maguire. “Menurut saya, saat melihatnya masuk, dia memberikan ancaman nyata bagi lini pertahanan lawan. Dia bahkan bisa saja mencetak gol untuk kami.”
Maguire menambahkan bahwa Rashford adalah ancaman besar yang sangat berharga untuk dimiliki. “Dia adalah ancaman besar untuk dimiliki dalam tim. Jadi, jika dia akan tetap bersama kami tentu saja jendela transfer masih terbuka kami sebagai pemain berharap dia bertahan karena dia adalah aset yang sangat berharga,” jelasnya.
“Saya sudah bermain bersama Marcus selama bertahun-tahun, dan saya tahu bahwa bermain melawannya maupun bersamanya dalam latihan akan sangat membantu kami,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari rekan setim lainnya, seperti Youri Tielemans dan Noussair Mazraoui. Keduanya berbicara dengan penuh antusiasme tentang Rashford. Mazraoui bahkan secara khusus menyoroti kualitas Rashford saat menjawab pertanyaan yang sebenarnya tidak menyinggung soal penyerang tersebut. Tielemans pun tak ragu mengatakan, “Anda pasti menginginkan pemain seperti itu di tim Anda.”
Meski para pemain dan pelatih Michael Carrick senang memiliki Rashford, masa depannya di United masih belum jelas. Manajemen klub tetap terbuka terhadap kemungkinan menjualnya jika ada tawaran yang cocok, meski peluang itu kini tampak kecil. Rencana merekrut pemain sayap kiri pun telah dikesampingkan. Jika Rashford benar-benar pergi, sulit membayangkan United bisa mendatangkan pengganti dengan kualitas setara dalam waktu singkat.
Semua pihak di United tampaknya sudah menerima kenyataan bahwa Rashford akan bertahan hingga musim 2026/27. Tidak ada keraguan mengenai ancaman yang bisa ia hadirkan di lapangan, dan rekan-rekan setimnya sangat antusias melihat aksinya. Namun, jika ada klub yang datang dengan tawaran yang dianggap layak, Rashford kemungkinan besar akan hengkang.
Setelah sepekan mendengar para pemain dan manajer United mengungkapkan betapa senangnya mereka bekerja sama dengan Rashford, menjualnya sekarang bisa dianggap sebagai sebuah risiko.
Artikel Terkait
Tiga Target Transfer yang Bisa Membuat Manchester United Makin Ganas
Manchester United dan AC Milan Beradu di Laga Pamungkas Pramusim, Reuni Ruben Amorim
Manchester United dan AC Milan Saling Uji di Laga Pramusim Terakhir
Derbi Mawar Panaskan Pramusim: Manchester United dan Leeds United Saling Uji di Dublin