Pemerintah Siapkan Dana Siaga Rp5 Triliun untuk Percepatan Penanganan Bencana

- Senin, 17 Agustus 2026 | 15:41 WIB
Pemerintah Siapkan Dana Siaga Rp5 Triliun untuk Percepatan Penanganan Bencana

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan dukungan pembiayaan penanggulangan bencana di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan dengan memastikan ketersediaan dana kebencanaan yang adaptif dan dapat langsung dicairkan sewaktu-waktu saat kondisi darurat terjadi.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya di sela peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Senin (17/8/2026). Pada momentum itu, ia menyampaikan optimisme bahwa peringatan kemerdekaan menjadi pijakan penting bagi akselerasi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

"Hari ini kita harapkan menjadi awal dari kebangkitan Indonesia yang lebih baik ke depan. Tahun depan kita harapkan pertumbuhan ekonomi 6 persen, mudah-mudahan bisa lebih dari itu," ujar Purbaya.

Meski mengusung optimisme pertumbuhan ekonomi, Purbaya menekankan bahwa aspek kesiapsiagaan fiskal terhadap potensi risiko bencana alam tetap menjadi prioritas pemerintah agar tidak mengganggu stabilitas perekonomian daerah. Pemerintah telah menyiapkan alokasi dana siap pakai (on-call) sebesar Rp5 triliun yang siap ditambah sesuai dengan eskalasi kebutuhan riil serta pengajuan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Dana bencana itu selalu siaga di angka Rp5 triliun. Tapi kalau kurang, kita tambah lagi, tergantung kebutuhan yang diajukan BNPB," kata Purbaya.

Ia menjamin seluruh prosedur pencairan alokasi penanganan bencana diproses secara tanggap melalui standar operasional yang ringkas. "Begitu ada permintaan resmi masuk, kami langsung tindak lanjuti dengan cepat. Khusus untuk kebutuhan bencana, SOP kita memang dirancang responsif, selama permintaannya jelas," katanya.

Di samping pos anggaran di Kementerian Keuangan, Purbaya memaparkan bahwa BNPB secara mandiri juga mengelola dana siaga penanganan darurat di lapangan. "Di BNPB juga sudah tersedia dana yang siap digunakan, sekitar Rp500 miliar dalam posisi siaga. Kalau kurang, kami tambahkan kembali," kata Purbaya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler