Bentrok Warna Jersey, Newcastle United Ganti Kostum di Tengah Laga Lawan Leverkusen

- Senin, 17 Agustus 2026 | 00:15 WIB
Bentrok Warna Jersey, Newcastle United Ganti Kostum di Tengah Laga Lawan Leverkusen

Newcastle United harus menelan kekalahan 1-2 dari Bayer Leverkusen dalam laga uji coba pramusim di Stadion St James' Park, Sabtu (15/8/2026). Namun, pertandingan tersebut menyimpan cerita unik: para pemain tuan rumah terpaksa mengganti seragam di pertengahan babak pertama karena warna jersey mereka terlalu mirip dengan tim tamu.

Awalnya, Newcastle United mengenakan kostum kandang hitam-putih dengan garis biru, sementara Leverkusen tampil dengan seragam tandang mint bercorak biru. Perpaduan warna yang membingungkan membuat kubu tuan rumah memutuskan beralih ke jersey ketiga berwarna ungu muda saat jeda hidrasi pertama.

Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, mengonfirmasi alasan di balik keputusan cepat tersebut. "Saya sedikit terkejut ketika mereka keluar untuk kick-off," katanya. Pelatih asal Jerman itu menilai langkah mengganti seragam merupakan keputusan yang tepat demi kelancaran pertandingan.

"[Pergantian] itu dilakukan karena [warna kaos] sangat dekat satu sama lain sehingga bijak memanfaatkan jeda hidrasi pertama untuk menggantinya," ujar Jaissle. Menurutnya, kemiripan corak kostum di lapangan sangat menyulitkan penonton di tribun untuk membedakan kedua tim. "Mungkin dari tribun, dari sudut pandang Anda, tidak mudah untuk membedakan kedua tim," tambahnya.

Jalannya laga berlangsung ketat di hadapan sekitar 40.000 penonton. Leverkusen membuka keunggulan lebih dulu pada menit pertama lewat sepakan Maza yang mengarah ke pojok atas gawang. Newcastle United menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama melalui sundulan kapten tim Malik Thiaw memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri.

Tim tamu akhirnya memastikan kemenangan pada babak kedua setelah pemain pengganti Victor Boniface membobol gawang Newcastle United. Skor 2-1 untuk keunggulan Leverkusen bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags