BNI Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT dan Pastikan Layanan Perbankan Tetap Jalan

- Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:01 WIB
BNI Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT dan Pastikan Layanan Perbankan Tetap Jalan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tahap awal ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi selama masa tanggap darurat.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan, penyaluran bantuan dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemangku kepentingan terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan di lapangan.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Dalam kondisi tanggap darurat, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak," ujar Okki dalam keterangan tertulis, Jumat (3/1).

Melalui program BNI Berbagi, bank pelat merah ini menyalurkan kebutuhan pokok seperti air mineral, beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, biskuit, popok bayi, serta peralatan dapur. Bantuan diberikan secara bertahap ke sejumlah wilayah, meliputi Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng.

"Penyaluran ini merupakan bantuan tahap awal BNI. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk menentukan dukungan lanjutan yang paling dibutuhkan masyarakat," kata Okki.

BNI memastikan bantuan tidak berhenti pada tahap awal. Perusahaan akan melanjutkan penyaluran secara bertahap sesuai kebutuhan prioritas di wilayah terdampak. "Bantuan akan terus kami salurkan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan di lapangan. BNI akan terus hadir dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk mendukung masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan," jelas Okki.

Dukungan ini merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara Indonesia untuk mempercepat penanganan dampak bencana secara tepat sasaran.

Layanan Perbankan Tetap Berjalan

Di tengah upaya pemulihan, BNI memastikan operasional perbankan di wilayah terdampak tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan pegawai dan nasabah. Dari 25 outlet BNI di area Ende dan Maumere, sebanyak 24 outlet masih beroperasi. Satu outlet, yakni KCP Borong, untuk sementara ditutup karena keretakan pada bangunan yang memerlukan perbaikan.

Sementara itu, dari 67 mesin ATM di area tersebut, 65 mesin tetap beroperasi. Dua mesin ATM di KCP Borong untuk sementara tidak dioperasikan. Sebagai bagian dari rencana kelangsungan bisnis, BNI menyiapkan O-Branch atau layanan gerak untuk melayani transaksi nasabah KCP Borong selama proses perbaikan. Nasabah juga dapat mengakses layanan melalui kantor BNI lainnya serta kanal elektronik dan digital.

"Keselamatan pegawai dan nasabah menjadi prioritas. Dengan dukungan jaringan kantor, O-Branch, serta kanal elektronik dan digital, kami memastikan kebutuhan layanan perbankan masyarakat tetap terlayani selama proses pemulihan," ujar Okki.

Operasional KCP Borong akan dinormalisasi setelah kondisi bangunan dinyatakan aman. "BNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penanganan pascabencana. Kami berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal," tutup Okki.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags