Gempa M 7,7 di NTT Tewaskan Dua Warga di Maumere, Tsunami Terdeteksi di 10 Wilayah

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:18 WIB
Gempa M 7,7 di NTT Tewaskan Dua Warga di Maumere, Tsunami Terdeteksi di 10 Wilayah

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8) pagi, menimbulkan korban jiwa. Dua warga di Maumere, Kabupaten Sikka, dilaporkan tewas tertimpa reruntuhan gedung di Pelabuhan Lorens Say Maumere.

Kepala SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan dua orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. "Satu meninggal di rumah sakit setelah dievakuasi dan yang satu meninggal ditemukan di reruntuhan gedung," kata Fathur.

Ratusan calon penumpang yang berada di ruang tunggu pelabuhan menjadi korban saat gempa terjadi. "Saat gempa, kebetulan ada jadwal kapal Pelni yang mau sandar," ujarnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru per pukul 07.05 WIB, tsunami terdeteksi di 10 wilayah setelah gempa yang berpusat di Nagekeo, NTT. Wilayah dengan ketinggian air tertinggi berada di Kecamatan Maurole, Ende, mencapai 0,94 meter.

Wilayah Terdeteksi Tsunami

BMKG mencatat tsunami terdeteksi di sejumlah wilayah berdasarkan pengamatan muka air laut. Berikut daftar lengkapnya:

  • Bakalang, Alor, pukul 05:41 WIB, ketinggian 0,14 meter

  • Baubau, pukul 05:47 WIB, ketinggian 0,30 meter

  • Bulukumba, pukul 05:58 WIB, ketinggian 0,54 meter

  • Dompu, pukul 05:29 WIB, ketinggian 0,17 meter

  • Flores Timur, pukul 05:24 WIB, ketinggian 0,25 meter

  • Kolaka, pukul 06:27 WIB, ketinggian 0,23 meter

  • Labuan Bajo, pukul 05:26 WIB, ketinggian 0,36 meter

  • Maurole, Ende, pukul 05:27 WIB, 0,94 meter

  • Pelabuhan Kewapante, Sikka, pukul 05:16 WIB, ketinggian 0,38 meter

  • Sikka, pukul 05:03 WIB, ketinggian 0,19 meter

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags