MC Booth Newport Klarifikasi Tantangan Baca Alquran Berhadiah Miras

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:01 WIB
MC Booth Newport Klarifikasi Tantangan Baca Alquran Berhadiah Miras

Pihak booth Newport akhirnya angkat bicara terkait aksi tantangan baca Alquran yang berujung pada pemberian minuman keras. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (9/8) itu berawal dari acara musik yang berlangsung di booth tersebut.

Ega, master of ceremony (MC) yang bertugas saat itu, menyebut aksi tersebut terjadi secara spontan ketika seorang audiens tiba-tiba mengambil alih mikrofon. Klarifikasi ini disampaikan Ega melalui akun Threads @aqueer_ setelah video kejadian tersebut viral di media sosial dan menuai sorotan publik.

Menurut Ega, kejadian bermula saat acara sedang jeda. Ia sedang berinteraksi dengan pengunjung di sekitar booth Newport. "Lalu, ada audiens yang memakai atasan putih tiba-tiba mengambil alih mic saya," kata Ega dalam pernyataannya, dikutip Selasa (11/8).

Setelah mengambil mikrofon, audiens tersebut memberikan sayembara kepada pengunjung lain untuk melafalkan salah satu surat Alquran dengan imbalan yang ia tawarkan. Ega mengakui kelalaiannya karena tidak segera mengambil alih kembali mikrofon yang digunakan audiens tersebut. "Ketika mengetahui penyampaian sayembara tersebut, saya lalai untuk mengambil alih mic tersebut," tuturnya.

Ega menegaskan bahwa sebagai MC, ia memiliki tugas dan kewajiban memastikan acara berlangsung sesuai dengan konsep yang telah ditentukan oleh brand. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihak brand tidak memiliki keterkaitan dengan aksi spontan audiens yang mengambil alih mikrofon.

"Melalui pesan ini pula, saya menegaskan bahwa pihak brand tidak memiliki sangkut paut atas kejadian tersebut," kata Ega. Ia pun kembali meminta maaf karena dinilai tidak mampu mengontrol aksi spontan tersebut hingga menimbulkan kegaduhan. "Saya secara pribadi menyatakan permohonan maaf karena tidak mampu mengontrol aksi spontan dari audiens tersebut, sehingga menimbulkan kegaduhan," ucapnya.

Ega menyebut kejadian itu menjadi pelajaran baginya sebagai MC agar hal serupa tidak kembali terjadi. "Kejadian ini akan menjadi pelajaran bagi saya sebagai MC, dan semoga hal seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Sebelumnya, brand minuman keras (miras) Newport mendapat sorotan setelah beredar video seorang pengunjung membacakan ayat suci Alquran di booth mereka. Dalam video tersebut, pengunjung tampak membaca ayat yang diduga surah Ad Dhuha, kemudian mendapat sorakan dari orang-orang di sekitar booth dan disebut memperoleh minuman keras.

Video itu menuai kecaman di media sosial. Sejumlah tokoh agama menilai penggunaan pembacaan ayat Alquran dalam aktivitas yang terkait promosi minuman keras tidak semestinya dilakukan dan berpotensi menyinggung sensitivitas keagamaan. Ustaz Hilmi Firdausi menjadi salah satu pihak yang mengecam kejadian tersebut dan meminta pihak Newport segera memberikan klarifikasi serta menyampaikan permintaan maaf.

"Untuk Brand Miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Al-Qur'an ditukar sama Miras. Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!" tulis Hilmi Firdausi, dikutip Selasa (11/8).

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags