Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Pantai Barat Sumatera, Bengkulu Utara, Bengkulu, pada Minggu (9/8/2026) malam. Guncangan tersebut sempat tercatat dengan magnitudo 5,5 sebelum analisis terbaru menunjukkan angka yang lebih rendah.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dwiyanto menjelaskan, hasil analisis menunjukkan gempa tersebut berpusat pada kedalaman 34 kilometer. Berdasarkan pemodelan, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi," kata Dwiyanto dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala intensitas berbeda-beda.
Di Bengkulu Utara, getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Sementara itu, di Kaur, Kepahiang, dan Enggano, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Artikel Terkait
3.759 Hotspot Terdeteksi di Kalbar, Hampir Separuhnya di Ketapang
Gempa M5,2 Guncang Ruteng, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Hari Ketujuh Penanganan Gempa NTT, TNI Kerahkan 5.832 Personel dan Salurkan 638 Ton Bantuan
BMKG Ingatkan Potensi Udara Panas dan Angin Kencang di Sulawesi Selatan