Kebakaran lahan kembali melanda kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat. Puluhan personel gabungan diterjunkan untuk memadamkan api yang kembali berkobar di sekitar area Kawah Wadon.
Relawan Basecamp Gunung Gede Pangrango, Hermansyah, mengatakan sedikitnya ada sepuluh titik api baru yang terdeteksi. Medan yang terjal dan minimnya sumber air menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
"(Api) kembali berkobar, kami juga mendeteksi sedikitnya ada 10 titik api baru. Personel gabungan masih berupaya melakukan penanganan dengan alat seadanya," kata Hermansyah kepada kumparan, Minggu (9/8).
Hermansyah menjelaskan, rencananya proses pemadaman akan dilakukan dengan air yang diangkut secara estafet oleh personel gabungan hingga mendekati area kebakaran. "Terdapat sekitar 40 personel gabungan yang sejak hari kemarin hingga saat ini stay di sekitar lokasi kebakaran, untuk mencegah meluasnya titik api," jelasnya.
Selain itu, personel gabungan juga membuat parit untuk menyekat api agar tidak merembet ke area lain. "Berbagai upaya dilakukan agar api dapat segera padam dan tidak terus meluas. Kondisi personel juga sudah lelah, sehingga dibutuhkan tambahan personel segera dengan melengkapi alat pemadam api ringan (APAR)," ujarnya.
Sementara itu, humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, mengungkapkan dugaan sementara kebakaran ini disebabkan faktor alam. "Faktor alam, bisa saja karena gesekan ranting atau daun kering serta kondisi cuaca panas akibat kemarau," ujar Agus.
Artikel Terkait
Kebakaran Lahan Melanda Eks Stadion Mattoanging, Damkar Dikerahkan
Kebakaran Lahan di Ogan Ilir, Pengendara Tetap Melintas di Tengah Kepungan Api
Kebakaran di Alun-Alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara
Gunung Anjing di Bandung Terbakar, Petugas Kesulitan Jangkau Titik Api