AS Berencana Tutup Konsulat di Medan dan Empat Kota Lain

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:30 WIB
AS Berencana Tutup Konsulat di Medan dan Empat Kota Lain

Pemerintah Amerika Serikat telah memberi tahu Kongres mengenai rencana penutupan lima misi diplomatiknya di berbagai negara, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran yang tengah digencarkan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Seorang sumber di pemerintahan AS yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, nota rencana penutupan tersebut telah disampaikan kepada komite Kongres AS pada pekan lalu. Informasi ini disampaikan kepada media, Senin (3/8), dengan syarat identitasnya dirahasiakan karena nota itu belum seharusnya dipublikasikan.

Selain Medan, empat konsulat lain yang akan ditutup adalah St. George di Grenada, Nagoya di Jepang, Douala di Kamerun, dan Winnipeg di Kanada. Sumber tersebut menegaskan bahwa penutupan kelima konsulat ini tidak terkait dengan peristiwa geopolitik tertentu.

Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Kedutaan Besar AS di Jakarta belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi telah dilakukan, namun hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban.

Rencana ini sejalan dengan kebijakan reformasi birokrasi yang digagas Trump sejak awal masa pemerintahannya pada 2025. Kemlu AS saat itu berencana menutup belasan misi asing untuk menyesuaikan dengan agenda America First. Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih bahkan menginginkan penutupan 30 misi asing, dengan pertimbangan bahwa sejumlah misi dinilai tidak lagi esensial dan membebani anggaran negara.

Langkah ini menuai penolakan dari Partai Demokrat dan sejumlah mantan pejabat Kemlu AS. Mereka menilai kebijakan tersebut dapat melemahkan kepemimpinan AS di panggung dunia, sekaligus membuka peluang bagi China dan Rusia untuk memperluas pengaruh mereka dalam tatanan global.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags