Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) membuka layanan pembuatan paspor di tengah Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta, pada Minggu (2/8/2026). Langkah ini diambil untuk memberi kemudahan bagi warga yang ingin mengurus dokumen perjalanan tanpa harus mengorbankan waktu kerja di hari biasa.
Program yang dinamakan Paspor Ceria (Pasporia) ini merupakan wujud nyata dari semangat "Imigrasi untuk Rakyat" yang digaungkan Direktur Jenderal Imigrasi Hendrasam Marantoko. Pelayanan digelar di Wisma KEIAI, Jakarta, sebagai bentuk inovasi agar layanan keimigrasian semakin dekat dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Soetta menyediakan 81 kuota pelayanan, sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Dari jumlah itu, 72 pemohon berhasil dilayani, terdiri dari 58 orang melalui aplikasi M-Paspor dan 14 orang secara langsung atau walk-in.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P Kartika Perdhana, menegaskan bahwa pelayanan keimigrasian harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
"Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau, nyaman, dan memberikan pengalaman yang menyenangkan. Melalui layanan Pasporia di hari Minggu ini, masyarakat dapat mengurus paspor tanpa harus meninggalkan atau mengganggu aktivitas pekerjaan pada hari kerja. Dengan demikian, kebutuhan pelayanan tetap terpenuhi, sementara produktivitas masyarakat juga tetap terjaga," ujar Galih.
Selain melayani permohonan paspor, kegiatan ini juga menghadirkan layanan Stay Permit Advisory & Consultation Experience (SPACE) yang memberikan konsultasi terkait izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) dan penjaminnya.
Masyarakat juga bisa memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program Pojok Sehat untuk Rakyat, serta mengikuti senam bersama yang digelar untuk menciptakan suasana pelayanan yang sehat, interaktif, dan menyenangkan.
Tingginya antusiasme warga selama kegiatan berlangsung dinilai Galih sebagai indikasi kuat bahwa kebutuhan akan layanan keimigrasian yang mudah diakses di luar hari kerja memang sangat tinggi.
Menurutnya, hal ini menjadi pendorong bagi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang adaptif, fleksibel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Artikel Terkait
Imigrasi Soetta Deportasi Tiga WN China Terkait Sindikat Kawin Pesanan