FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Setelah UEFA Ancam Boikot

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:50 WIB
FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Setelah UEFA Ancam Boikot

FIFA memutuskan membatalkan rencana penjualan sebagian saham Piala Dunia dan turnamen lainnya. Keputusan ini diumumkan Presiden FIFA Gianni Infantino pada Sabtu (1/8/2026), setelah mendapat tentangan keras dari UEFA dan sejumlah konfederasi sepak bola lainnya.

"Tujuan kami selalu – dan akan selalu – untuk menjadi pemersatu," kata Infantino dalam pernyataannya. "Proposal ini tidak akan dilanjutkan."

Sebelumnya, FIFA mengemukakan rencana tersebut awal pekan ini dengan harapan dapat mengumpulkan dana hingga USD4,2 miliar. Rencana itu berdasarkan valuasi USD20 miliar untuk FIFA Forward Enterprise (FFE), anak perusahaan komersial yang akan mengelola ajang seperti Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub.

Langkah ini memicu reaksi keras dari UEFA, yang menyatakan tidak ada satu pun tim nasionalnya yang akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA selama proposal tersebut tidak dicabut. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) juga mengecam rencana ini.

"Piala Dunia tidak dapat diperlakukan sebagai produk investasi," demikian pernyataan UEFA. "Tidak ada bagian darinya yang boleh diserahkan kepada investor swasta. Piala Dunia tidak untuk dijual."

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags