APPBI: Pagar Besi di Mal untuk Pengamanan dan Atur Arus Pengunjung

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 01:15 WIB
APPBI: Pagar Besi di Mal untuk Pengamanan dan Atur Arus Pengunjung

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, buka suara soal pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan. Ia menegaskan, pagar tersebut bukan tanpa tujuan, melainkan berfungsi sebagai batas pengamanan untuk mengantisipasi aksi demonstrasi.

Menurut Alphonzus, sejumlah mal berada di kawasan yang kerap menjadi lokasi unjuk rasa, terutama di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Oleh karena itu, pagar dipasang sebagai langkah antisipasi.

"Beberapa pusat perbelanjaan berada di dekat lokasi yang sering menjadi tempat demonstrasi. Pagar tersebut juga berfungsi sebagai batas pengamanan atau perimeter security apabila ada aksi demonstrasi," ungkapnya saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Sabtu (1/8/2026).

Selain untuk pengamanan, Alphonzus menjelaskan bahwa pembatas tersebut juga digunakan untuk mengatur arus keluar-masuk pengunjung agar lebih tertib. Dengan adanya pagar, akses pengunjung dapat diarahkan melalui pintu-pintu tertentu.

"Tujuan utamanya adalah menertibkan akses keluar-masuk pengunjung. Kalau area terbuka, pengunjung bisa masuk dan keluar dari mana saja sehingga berpotensi mengganggu lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan," tuturnya.

Alphonzus menegaskan bahwa pemasangan pagar di pusat perbelanjaan bukanlah fenomena baru. Sejumlah mal di Indonesia telah menerapkan sistem pembatas tersebut sejak lama sebagai bagian dari pengelolaan keamanan dan pengaturan akses pengunjung.

"Sebenarnya banyak pusat perbelanjaan yang sejak awal memang sudah menggunakan pagar. Jadi bukan sesuatu yang baru," katanya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags