Masyarakat Indonesia akan memperingati HUT ke-81 RI pada 17 Agustus mendatang. Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air. Selain mengikuti perlombaan khas 17 Agustus, libur Hari Kemerdekaan juga bisa diisi dengan menonton film bertema perjuangan dan sejarah Indonesia. Banyak film yang diangkat dari kisah nyata perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Lewat deretan film tersebut, kita bisa kembali mengingat jasa para pahlawan dan memahami besarnya pengorbanan mereka.
Beberapa pembaca kumparan berbagi rekomendasi film favorit mereka yang bertema kepahlawanan. Berikut pilihan yang layak masuk watchlist.
Film Tema Pahlawan dan Perjuangan Pilihan Pembaca
1. Kadet 1947
Film drama biografi perang ini terinspirasi dari misi serangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia. Misi tersebut dijalankan oleh para kadet yang menyerang markas pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa pada 29 Juli 1947. Kevin (22) memilih film ini. Sebelum menontonnya, ia mengira film bertema kepahlawanan akan membosankan, tetapi anggapan itu berubah setelah menyaksikan Kadet 1947.
"Pacing-nya pas, efek visualnya keren, dan aksi udara mereka pas ngelawan penjajah itu bikin bangga sih," tuturnya. Ia juga terkesan dengan sinematografi dan adegan pertempuran udara yang dikemas apik.
2. Kartini
Clarissa (27) memilih Kartini sebagai film pahlawan favoritnya. Menurutnya, kisah perjuangan R.A. Kartini masih relevan hingga sekarang, terutama bagi perempuan yang membangun karier. "Sebagai cewek yang kerja di industri kreatif, aku nyambung banget sama film Kartini. Perjuangannya bukan pamer fisik atau pegang senjata, tapi gimana dia dobrak stigma lewat tulisan, pikiran, dan edukasi," kata Clarissa. Ia juga terkesan dengan cara sutradara Hanung Bramantyo membangun suasana dalam film, menampilkan rasa kesepian, ketakutan, dan keteguhan hati Kartini tanpa menghilangkan sosoknya yang gigih.
3. Susi Susanti: Love All
Dimas (30) merekomendasikan film biografi pahlawan olahraga Indonesia ini. Ia terpukau dengan kualitas visual dan detail produksi, serta tersentuh oleh perjuangan Susi Susanti menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan status kewarganegaraan. "Film ini keren banget dari penataan warna, set design era 80-90-an, sampai emosi saat beliau memperjuangkan kesetaraan status kewarganegaraan di tengah konflik," tuturnya.
4. Soekarno
Nabila (19) memilih film Soekarno. Menurutnya, film ini tidak hanya mengangkat perjalanan hidup Presiden pertama Indonesia, tetapi juga memperlihatkan proses berpikir, strategi, dan perdebatan yang mengiringi perjuangannya. Nabila menyukai cara film menggambarkan Soekarno sebagai manusia yang tidak sempurna. Salah satu adegan yang paling membekas adalah saat Soekarno harus berdiplomasi dengan Jepang. "(Film Soekarno) bikin kita paham kalau memperjuangkan kemerdekaan itu butuh strategi otak yang jenius, bukan sekadar modal nekat," ucapnya.
Artikel Terkait
Sejarah Pengasingan Soekarno di Ende: Pohon Sukun Saksi Lahirnya Gagasan Pancasila
Menelusuri Sejarah Perumusan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Dubes Maroko Ungkap Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta untuk Indonesia
Indonesia Kaya: Tantangan Melawan Oligarki dan Korupsi demi Keadilan