Pemilihan pendahuluan Senat Demokrat di Michigan bukan sekadar pertarungan antara dua kandidat. Ini adalah medan perang antara oligarki dan politik progresif akar rumput. Di satu sisi, ada Anggota Kongres Haley Stevens yang didukung oleh kelompok-kelompok bermodal besar. Di sisi lain, Dr. Abdul El-Sayed mewakili gerakan yang menuntut perubahan mendasar.
Hingga hari ini, kelompok luar yang didanai miliarder, yang dipimpin oleh AIPAC, telah menggelontorkan dana sebesar 50 juta dolar AS untuk mendukung Stevens. Jumlah itu sekitar 60 kali lipat dari dana kampanye El-Sayed. Namun, meskipun ketimpangan dana yang mencolok, jajak pendapat terbaru menunjukkan persaingan sangat ketat. Bahkan, beberapa survei menempatkan El-Sayed unggul tipis.
Lalu, mengapa para miliarder begitu panik terhadap El-Sayed? Jawabannya sederhana: kemenangannya akan menjadi sinyal bahwa rakyat Amerika sudah muak dengan politik dan kebijakan lama. El-Sayed mengusung agenda progresif yang jelas: perawatan kesehatan sebagai hak asasi manusia, dukungan kuat untuk serikat pekerja, kenaikan upah minimum menjadi upah layak, pembangunan jutaan unit perumahan terjangkau, pajak lebih tinggi bagi miliarder, dan penghentian dukungan untuk pemerintah Israel yang ekstremis. Ia juga menyerukan reformasi pendanaan kampanye untuk mengusir uang besar dari politik.
Jika El-Sayed menang, kata para pengamat, itu akan menjadi pukulan telak bagi status quo. Dan itulah yang paling ditakuti oleh para miliarder.