Seorang perawat berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Puskesmas Cibaregbeg, Cianjur, Jawa Barat, diringkus polisi setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap seorang remaja. Tersangka berinisial FMH itu mengiming-imingi korban dengan pekerjaan di pemerintahan.
Korban adalah seorang pemuda berusia 19 tahun yang baru lulus sekolah menengah atas. Menurut Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Amelia Putra, tersangka mengundang korban ke rumahnya dengan alasan menjalani medical check up sebagai syarat bekerja. "Setibanya di rumah tersangka, korban langsung dibawa ke kamar dan diminta membuka seluruh pakaiannya," kata Fajri, Rabu (29/7).
Tersangka beralasan pemeriksaan itu untuk mengecek tingkat kesuburan. Merasa tidak terima, korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi. "Tidak ada kecurigaan dari korban awalnya, tetapi ternyata tersangka malah melakukan asusila," ujar Fajri.
Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka di rumahnya. "Tersangka sudah kita tahan dan masih terus diperiksa. Kita juga mendalami dugaan adanya korban lain," tambahnya.
Atas perbuatannya, FMH dijerat dengan Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. "Pelaku yang berstatus ASN perawat ini terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," tegas Fajri.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, mengatakan pihaknya telah menerima tembusan laporan dari kepolisian. "Oknum ASN tersebut sudah ditahan. Kasusnya terkait pelecehan seksual sesama jenis," ujarnya.
Akos menambahkan, untuk sementara FMH dinonaktifkan dari jabatannya. "Yang bersangkutan kita nonaktifkan sementara hingga proses hukum selanjutnya. Jika vonis pengadilan menjatuhi hukuman di atas dua tahun penjara, maka akan diberhentikan," tegasnya.
Artikel Terkait
Oknum ASN di Cianjur Cabuli Remaja dengan Modus Iming-iming Lolos Seleksi
Cianjur Tetapkan Status Darurat Kekeringan hingga September 2026
Krisis Air Bersih Landa 14 Kecamatan di Cianjur Imbas Kemarau
PMI Viral Bersimbah Darah di Libya Akhirnya Dipulangkan ke Cianjur