Warga Evakuasi Lansia Pakai Truk Gegara Desa Tak Punya Mobil Siaga

- Selasa, 28 Juli 2026 | 21:36 WIB
Warga Evakuasi Lansia Pakai Truk Gegara Desa Tak Punya Mobil Siaga

Video yang memperlihatkan warga menandu seorang lansia dan menurunkannya dari truk di Dusun Jlopo, Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, viral di media sosial. Lansia bernama Doso (70) itu ditemukan dalam kondisi lemas di area bekas galian C atau tambang, dan dievakuasi menggunakan truk karena desa tidak memiliki mobil siaga.

Doso dilaporkan belum pulang ke rumah sejak Minggu (26/7). Warga kemudian melakukan pencarian dan menemukannya pada Senin (27/7) sekitar pukul 16.00 WIB di area bekas galian C. Ia diduga terjatuh di lokasi tersebut.

Sunaryo, warga yang terekam dalam video, mengatakan Desa Curahmojo tidak memiliki mobil siaga. Warga akhirnya meminta bantuan pengusaha palet untuk menggunakan truk guna mengevakuasi Doso. "Jujur, di sini saya enggak ada mobil siaga desa. Padahal 4 tahun yang lalu saya sudah minta sama Bapak Lurah. Dari dulu, belum pernah ada," kata Sunaryo, Selasa (28/7).

Selama ini, warga yang membutuhkan kendaraan untuk membawa orang sakit ke puskesmas atau rumah sakit harus menyewa mobil. "Dulu ada warga sini yang punya mobil, minta bantuan di situ. Sekarang mobilnya dijual, jadi enggak ada. Dari dulu rental bayar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu sama sopir," ungkapnya.

Proses evakuasi Doso, yang merupakan pamannya, juga terkendala medan. Akses jalan menuju lokasi sulit dilalui karena berada di kawasan bekas tambang. "Sangat sulit, dari medannya, dari medan menuju ke rumahnya juga kesulitan karena enggak ada mobil siaga kemarin. Ada truk mau memuat palet milik pengusaha. Saya itu telepon, minta bantuan sama yang punya dan dibolehkan. Memutar mungkin 5 kilometer. Di situ kan sebenarnya ada akses untuk ke desa lain terus runtuh kan, jalannya runtuh jadi enggak bisa lewat, dua jam lebih," bebernya.

Sunaryo berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga, terutama penyediaan mobil siaga dan perbaikan jalan poros yang menghubungkan dua desa. "Tolonglah datang ke sini, ke bawah. Masak bupati enggak mau datang lihat, jenguk keadaan kami ada di bawah. Kami cuma butuh akses jalan sama mobil siaga desa," harapnya.

Doso Hilang Selama 28 Jam

Menantu Doso, Muhaimin, mengatakan mertuanya mengalami pikun. Doso keluar rumah dan tidak kembali selama sekitar 28 jam sebelum akhirnya ditemukan. "Ketemunya di lokasi sirtu galian. Waktu ketemu kondisinya lemas, masih sadar. Evakuasi pakai bayang (kursi panjang dari bambu) karena darurat dan saat diangkat pinggangnya sakit lalu dinaikkan ke truk dan seadanya itu dan agar cepat kasihan orangnya. Berobatnya ke bidan desa tidak berobat ke rumah sakit, truknya milik Pak Darmuji tetangga sini. Di sini tidak ada mobil siaga desa," pungkasnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags