Istri Ungkap Percakapan Terakhir Satpam yang Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur

- Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB
Istri Ungkap Percakapan Terakhir Satpam yang Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur

Misteri kematian seorang satpam bernama Sumarna (40) yang ditemukan tewas terborgol di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mulai terkuak. Sang istri, Siti Mariam (42), menceritakan percakapan terakhirnya dengan korban serta janji yang belum sempat ditepati.

Sumarna ditemukan mengambang di perairan Tanggul Kayat pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, dengan kedua tangan masih terborgol. Sehari sebelumnya, ia menjalani piket malam dan dilaporkan hilang kontak sejak pukul 03.00 WIB.

Menurut Siti Mariam, sebelum berangkat kerja malam itu, Sumarna terlihat kelelahan. Ia bahkan berangkat terlambat dari biasanya. "Keluhan kelihatan capek, berangkat kemalaman, gak seperti biasanya," ujar Siti Mariam di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyambangi kediamannya.

Dalam obrolan terakhir, Sumarna hanya bercerita soal rutinitas biasa. Ia sempat berbaring sambil bermain ponsel ketika istrinya mengingatkan untuk menghadiri rapat di Kantor Desa. "Gak cerita apa-apa, cuma ngobrol aja, beliau pulang shift malam anterin anak sekolah. Dia main HP sambil berbaring, saya ingatkan nanti malam ada rapat di desa, beliau kan anggota Linmas," tutur Siti Mariam.

Sumarna juga sempat berjanji akan memberikan uang kepada istrinya setelah mendapatkan penghasilan tetap. "Kalau dibagi siltap (penghasilan tetap) jangan lupa janji ayah ke mamah mau bayar wifi. Kata ayah, 'iya nanti kalau dapat siltap dikasih ke mamah'," kenang Siti Mariam.

Istri Datangi Pos Jaga

Kekhawatiran Siti Mariam muncul setelah suaminya tak bisa dihubungi. Sekitar pukul 02.00 WIB, ia mendatangi pos jaga Sumarna di kawasan Waduk Jatiluhur. Namun, suaminya tidak ada di tempat. Dua orang di pos menduga Sumarna sedang melakukan patroli karena sepeda motornya juga tidak terlihat.

Mariam kembali ke pos sekitar pukul 04.30 WIB. Kali ini, sepeda motor Sumarna sudah terparkir di dekat pos, tetapi korban tetap tidak ditemukan. "Saya kira suami saya ada di pos, tapi pas saya cek ternyata gak ada juga," katanya.

Pencarian oleh rekan kerja dan kepala satpam dilakukan sejak Jumat dini hari. Hingga akhirnya, jenazah Sumarna ditemukan mengambang di perairan Tanggul Kayat. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dengan memeriksa barang bukti, saksi, dan menunggu hasil otopsi. Penyidik juga mendalami pergerakan korban sejak komunikasi terakhir dengan istrinya, keberadaan sepeda motor yang sempat hilang lalu kembali, hingga waktu kematian.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags