Tribun Ambruk di Kejurnas Drift Speed Fest, 83 Penonton Terluka

- Selasa, 28 Juli 2026 | 06:25 WIB
Tribun Ambruk di Kejurnas Drift Speed Fest, 83 Penonton Terluka

Sebanyak 83 penonton mengalami luka-luka setelah tribun non permanen ambruk saat ajang Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Para korban langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Purwokerto untuk mendapatkan perawatan medis. Sebagian besar menderita luka ringan hingga sedang, sementara beberapa di antaranya dilaporkan mengalami patah tulang.

Kapolresta Banyumas Kombes Petrus P. Silalahi mengatakan, data sementara yang diterima kepolisian mencatat 83 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. "Kemudian kita kemarin itu mengecek juga ada yang sampai patah tulang, fraktur," ujarnya.

Polisi mulai mengevaluasi aspek keselamatan penyelenggaraan Kejurnas Drift Speed Fest. Pemeriksaan difokuskan pada konstruksi tribun non permanen, kapasitas beban, serta kepatuhan penyelenggara terhadap standar keamanan acara. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan beban tribun diduga tidak merata akibat penumpukan penonton di satu sisi saat para drifter melakukan selebrasi dengan membagikan atau melemparkan kaos kepada penonton.

Menurut Petrus, aksi pembagian suvenir tersebut berlangsung lebih dari satu kali sehingga memicu penonton terus berpindah dan berdesak-desakan. Kondisi itu diduga menyebabkan tribun bergeser, berguncang, lalu akhirnya roboh.

Dalam proses penyelidikan, sedikitnya 10 saksi telah diperiksa. Mereka berasal dari unsur panitia, penanggung jawab acara, petugas keamanan, steward, kru panggung, hingga pimpinan pertandingan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Polresta Banyumas juga mengungkapkan bahwa sebelum perlombaan digelar telah dilakukan rapat koordinasi pengamanan serta pengecekan lokasi, termasuk pemeriksaan terhadap tribun non permanen. Tribun berkapasitas sekitar 250 orang itu bahkan telah digunakan pada hari pertama tanpa kendala.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan teknis terhadap konstruksi tribun dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian penyelenggara sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan pada penyelenggaraan event olahraga berskala nasional.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags