Media Vietnam Ragukan Indonesia Geser Posisi Puncak Grup A Piala AFF

- Senin, 27 Juli 2026 | 18:45 WIB
Media Vietnam Ragukan Indonesia Geser Posisi Puncak Grup A Piala AFF

Timnas Indonesia diprediksi gagal menggeser Vietnam dari puncak klasemen Grup A Piala AFF 2026, meskipun diunggulkan menang atas Kamboja pada laga perdana. Prediksi itu disampaikan media Vietnam, Thanh Nien Newspaper, menjelang pertandingan pembuka skuad Garuda di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin malam.

Menurut Thanh Nien, Indonesia memang berpeluang meraih tiga poin dan menyamai koleksi poin Vietnam. Namun, selisih gol yang terlalu jauh membuat posisi puncak sulit tergeser. "Dengan Vietnam bermain tandang di babak kedua, Indonesia memiliki peluang bagus untuk mengamankan 3 poin dan menyamai poin di klasemen dengan tim asuhan pelatih Kim Sang-sik. Namun, peluang Indonesia untuk menyalip Vietnam di Grup A setelah babak kedua kompetisi ini tipis," tulis media tersebut, Senin (27 Juli 2026).

Vietnam saat ini memuncaki klasemen Grup A dengan tiga poin setelah menang telak 7-0 atas Timor Leste. Sementara Indonesia belum memainkan laga perdananya. Kemenangan menjadi harga mati bagi Garuda untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

Kendala Kedalaman Skuad Garuda

Thanh Nien juga menyoroti komposisi pemain Indonesia yang minim penggawa dari liga top Eropa. Absennya mayoritas pemain abroad dinilai membatasi kedalaman skuad secara signifikan. "Kemenangan telak 7-0 atas Timor-Leste di pertandingan pembuka memberi Vietnam keunggulan gol yang besar. Indonesia mampu mengendalikan permainan dan mengalahkan Kamboja dengan selisih gol yang besar, tetapi meraih kemenangan telak dengan selisih 7 gol atau lebih sangat tidak mungkin," ujar Thanh Nien.

Meski diragukan mencetak banyak gol, Indonesia tetap diunggulkan atas Kamboja. Catatan historis menunjukkan Garuda tidak pernah kalah dalam lima pertemuan terakhir melawan Kamboja. Raihan tiga poin pada laga nanti akan membawa Indonesia bersaing ketat di papan atas klasemen.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags