Aktor laga Jepang Tak Sakaguchi akan berhadapan dengan Iko Uwais dalam film terbaru bertajuk Pendekar: Warrior. Ini menjadi film layar lebar pertama Sakaguchi di luar Jepang.
Pertemuan dua pendekar dari tradisi bela diri berbeda ini diyakini akan menghasilkan pertarungan yang intens dan otentik. Sutradara John Radel ACS mengatakan, Iko dan Tak memiliki sesuatu yang langka. "Ketika mereka bertarung di layar, penonton bisa merasakan bahwa setiap gerakan memiliki tujuan dan konsekuensi. Mereka berasal dari tradisi bela diri yang berbeda, tetapi memiliki komitmen yang sama tanpa kompromi terhadap keaslian dalam setiap penampilan," ujarnya.
Radel menambahkan, menyaksikan keduanya saling berhadapan akan menjadi pengalaman yang emosional dan berbeda dari yang pernah mereka perlihatkan sebelumnya.
Persiapan Fisik dan Latar Cerita
Proses syuting Pendekar: Warrior dijadwalkan mulai tahun ini. Berlatar di jalanan Jakarta, film ini mengisahkan seorang mantan pendekar silat yang baru bebas dari penjara dan bertekad meninggalkan kekerasan. Namun, ketika sindikat kejahatan menguasai lingkungan lamanya, ia terpaksa kembali bertarung demi melindungi orang-orang terdekat. Film ini juga ingin memperkenalkan silat Indonesia ke penonton global.
Saat ini, Iko dan Sakaguchi menjalani persiapan fisik intensif bersama tim produksi untuk merancang pertarungan yang memadukan silat dengan gaya bertarung jarak dekat ala Sakaguchi.
"Ini bukan sekadar pertarungan antara dua bintang laga hebat. Kami ingin menciptakan adegan aksi yang lahir dari karakter dan emosi. Ketika Iko dan Tak akhirnya saling berhadapan, momen itu harus terasa seperti benturan dua kekuatan yang tak terbendung, sekaligus menjadi duel yang telah lama dinantikan para penggemar film aksi," tutur Radel.
Produser Delon Tio menyebut pertemuan Iko dan Sakaguchi sebagai momen penting bagi film aksi Asia. "Mereka adalah dua aktor luar biasa yang berhasil membangun basis penggemar global berkat autentisitas, disiplin, dan kemampuan bercerita melalui aksi fisik. Pendekar: Warrior mencerminkan visi kami untuk menghadirkan film Indonesia yang berani dan berorientasi internasional," katanya.
Sementara itu, produser Mike Leeder mengaku sudah lama mengagumi Sakaguchi sejak film Versus. "Saya selalu ingin bekerja sama dengannya, dan kini kami akhirnya bisa mempertemukan gaya bertarung jarak dekat miliknya dengan silat khas Iko dalam sebuah film yang luar biasa," ungkapnya.