Audy Item Alami Keguguran di Usia Kehamilan 7 Minggu, Ini Penjelasan Dokter

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Audy Item Alami Keguguran di Usia Kehamilan 7 Minggu, Ini Penjelasan Dokter

Kabar duka datang dari pasangan Audy Item dan Iko Uwais. Musisi berusia 43 tahun itu mengumumkan kehilangan calon anak ketiganya akibat keguguran saat usia kehamilan memasuki tujuh minggu.

Keguguran pada awal kehamilan sebenarnya bukan hal yang langka. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, Sp.OG, mengungkapkan bahwa mayoritas keguguran terjadi pada trimester pertama, terutama dalam 12 minggu pertama kehamilan.

Keguguran pada Trimester Pertama

Beberapa tanda keguguran yang perlu diwaspadai antara lain perdarahan dari vagina, kram atau nyeri perut, serta keluarnya jaringan atau cairan dari vagina. Namun, perdarahan saat hamil tidak selalu berarti keguguran. Ibu hamil yang mengalami gejala tersebut disarankan segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi kehamilannya.

Menurut dr. Andrew, sebagian besar keguguran pada awal kehamilan disebabkan oleh faktor yang berada di luar kendali ibu, seperti kelainan kromosom, gangguan implantasi, infeksi, kelainan struktur rahim, gaya hidup, hingga usia ibu yang di atas 35 tahun. Artinya, keguguran tidak selalu terjadi karena aktivitas, makanan, atau kesalahan yang dilakukan ibu selama kehamilan.

"Jadi embrio janin adalah hasil penggabungan antara sel telur ibu dan sel sperma ayah. Untuk mendapatkan embrio kehamilan yang baik tentu harus dari sel sperma dan sel telur yang sama-sama baik," ujar dr. Andrew kepada kumparanMOM, Rabu (12/8).

Usia Ibu dan Risiko Keguguran

Selain faktor kromosom, usia ibu juga berperan dalam meningkatkan risiko keguguran. Seiring bertambahnya usia, jumlah dan kualitas sel telur dapat menurun, sehingga kemungkinan terjadinya kelainan kromosom pun meningkat. Kehamilan pada usia 40 tahun ke atas juga memiliki risiko lain yang perlu diperhatikan, seperti kehamilan ganda, kelahiran prematur, dan preeklamsia.

Meski demikian, kehamilan di usia 40 tahun ke atas tetap bisa berjalan sehat asalkan ibu mendapatkan pemantauan kehamilan secara rutin dan pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Dokter dapat merekomendasikan sejumlah pemeriksaan selama kehamilan, termasuk pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kromosom janin maupun kesehatan ibu secara menyeluruh.

Pada akhirnya, keguguran bukan berarti kesalahan ibu. Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda, sehingga penting bagi ibu untuk mendapatkan informasi dan pendampingan medis yang tepat selama kehamilan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags