Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II) resmi memindahkan markasnya ke Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari penguatan operasional wilayah pertahanan. Pergeseran personel dan materiil dimulai dengan keberangkatan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat angkut TNI AU A-400 yang mendarat di Lanud Dhomber, Balikpapan.
Panglima Kogabwilhan II, Marsekal Madya TNI Muzafar, memimpin langsung pergeseran tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antar matra Darat, Laut, dan Udara dalam menjaga kedaulatan serta stabilitas keamanan negara. "Pergeseran personel ini adalah komitmen nyata TNI dalam memastikan kesiapan operasional satuan di seluruh penjuru wilayah tanggung jawab Kogabwilhan II. Sinergitas dan soliditas antar satuan di daerah menjadi kunci utama keberhasilan tugas-tugas TNI ke depan," ujar Muzafar, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis Kogabwilhan II untuk meningkatkan efektivitas komando, koordinasi, serta kesiapsiagaan operasional TNI di wilayah Indonesia bagian tengah. Fokus utamanya adalah mendukung pengamanan wilayah perbatasan dan objek vital nasional. "Dengan adanya pergeseran personel dan materiil ini, Kogabwilhan II secara resmi akan bermarkas di Balikpapan," tegas Muzafar.
Kedatangan Pangkogabwilhan II bersama Kepala Staf Kogabwilhan II Laksda TNI Isswarto, serta pejabat utama dan personel Kogabwilhan II di Base Ops Lanud Dhomber, disambut hangat oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, beserta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat utama TNI wilayah Kalimantan Timur.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan apel luar biasa yang dipimpin oleh Pangkogabwilhan II kepada seluruh personel Kogabwilhan II. Seluruh proses embarkasi hingga penerimaan berjalan aman, tertib, dan lancar.