Pengemudi di Balikpapan Lepaskan Tembakan ke Kerumunan, Polisi Amankan Pelaku

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:45 WIB
Pengemudi di Balikpapan Lepaskan Tembakan ke Kerumunan, Polisi Amankan Pelaku

Seorang pengemudi di Balikpapan, Kalimantan Timur, diamankan polisi setelah diduga melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga di Pelabuhan Speedboat, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat. Insiden yang terjadi pada Rabu (12/8/2026) itu sempat memicu kepanikan, namun tidak menimbulkan korban luka.

Peristiwa bermula dari kesalahpahaman antara pengemudi dan seorang tukang parkir terkait lalu lintas di kawasan pelabuhan. Meski demikian, penyidik masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto, membenarkan penangkapan tersebut. "Benar, terkait kejadian yang beredar di media sosial tersebut, yang bersangkutan sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif," ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (13/8/2026).

Fauzan menjelaskan, senjata yang digunakan pelaku bukanlah senjata api standar aparat, melainkan airgun. Polisi telah mengamankan barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Senjata airgun yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut juga telah diamankan. Tim sedang mendalami secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut, termasuk meminta keterangan para pihak dan saksi, memeriksa rekaman video yang beredar, serta melakukan pengecekan terhadap legalitas dan peruntukan airgun tersebut," jelasnya.

Dalam dua video amatir berdurasi 12 detik dan 59 detik yang beredar, tampak pengemudi terlibat cekcok sebelum melepaskan tembakan ke atas dan meninggalkan lokasi. Beruntung, tidak ada warga yang terkena tembakan. "Tidak ada korban luka. Peristiwa ini tentunya akan kami proses secara tegas, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Perkembangan kasus akan kami perbarui kembali," tutup Fauzan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags