Galeri Apollo di Museum Louvre, Paris, kembali menerima pengunjung setelah ditutup selama lebih dari setahun akibat pencurian permata mahkota Kerajaan Prancis pada 2025. Aksi pencurian itu disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah museum, dengan kerugian mencapai 88 juta euro.
Perhiasan bersejarah milik kerajaan itu dibawa kabur oleh pelaku yang belum tertangkap. Peristiwa tersebut mendorong Louvre untuk meningkatkan sistem keamanan secara menyeluruh sebelum akhirnya membuka kembali galeri tersebut pada Rabu (22/7/2026).
Kini, pengunjung dapat kembali menyaksikan koleksi bersejarah, termasuk benda-benda peninggalan Kerajaan Prancis yang menjadi daya tarik utama museum. Galeri Apollo sendiri dikenal sebagai salah satu ruang pamer paling ikonik di Louvre, menyimpan mahkota, pedang, dan perhiasan kerajaan yang bernilai tinggi.
Artikel Terkait
Prabowo dan Keajaiban Tiga Babak: Dari Desa ke Paris dalam Sepekan
Samir Nasri Diperiksa 10 Jam Terkait Dugaan Pencucian Uang Narkotika
Pria Panjat Menara Eiffel, Kibarkan Bendera AS Tepat di Hari Kemerdekaan Amerika
Gelombang Panas Landa Paris, Warga Borong AC dan Kipas Angin