Pembeli mobil pertama dari kalangan anak muda terus meningkat. Astra Credit Companies (ACC) mencatat kelompok usia produktif, terutama pekerja dan pelaku usaha digital, kini mulai berani memiliki kendaraan roda empat melalui skema kredit.
Chief Marketing and Sales Officer ACC sekaligus Project Director GIIAS Astra Financial, Tan Chian Hok, mengatakan mayoritas pembeli mobil pertama saat ini berusia 25 hingga 35 tahun. "Banyak dari pekerja. Pekerja pertama, kemudian karyawan, jabatan level kerja mulai naik dari manajer atau supervisor," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Menurut pria yang karib disapa Ahok itu, keputusan membeli mobil pertama tak semata-mata karena kebutuhan mobilitas. Ada faktor citra diri yang membuat sebagian anak muda merasa kepemilikan mobil menjadi simbol pencapaian setelah mulai mapan secara finansial. "Karena citra gengsi. Kalau beli rumah itu tidak kelihatan, kalau beli mobil itu sudah sukses, sudah kerja, ada mobilnya. Pokoknya tingkatan dari motor ke mobil, biasanya di LCGC (Low Cost Green Car)," paparnya.
Segmen LCGC masih menjadi pilihan utama bagi pembeli pertama. Selain harga lebih terjangkau, skema pembiayaannya relatif fleksibel. "Yang beli mobil rata-rata 25 sampai 35 tahun. Banyak anak-anak yang 25 tahun sudah mulai beli mobil, sekarang kan banyak anak muda yang bisnis di digital payment," kata Ahok.
Soal skema pembiayaan, Ahok menjelaskan tidak ada perbedaan signifikan dengan simulasi pembelian kendaraan pada umumnya. Besaran uang muka hingga tenor cicilan disesuaikan dengan kemampuan finansial individu. "Ada beberapa konsep. Kita kasih perbedaan ada yang angsuran tetap, ada yang menurun. Kemudian ada angsuran yang tergantung dari besaran DP atau masa tenor berdasarkan simulasi customer," terangnya.
Secara umum, industri pembiayaan kendaraan masih berjalan cukup baik meski pasar otomotif sempat menghadapi tantangan. "Kita memang tahu bahwa 2026 ini tahun yang sangat menantang. Kami berpikir market ini diperkirakan lebih kurang sama dengan 2025 sekitar 800 ribu unit," papar Ahok.
Leasing dari Astra Group menguasai 29,2 persen pangsa pasar pembiayaan nasional roda empat dengan total nilai transaksi Rp 29 triliun yang disalurkan ACC dan TAF (Toyota Astra Finance) selama Januari hingga Mei 2026. "Tetapi ternyata kalau melihat press conference Gaikindo kemarin, 2026 ini dari Januari sampai Juni secara wholesales penjualan sudah mencapai 436 ribu unit atau tumbuh sekitar 15,9 persen. Mudah-mudahan ini berdampak ke pembiayaan," tandas Ahok.
Artikel Terkait
Ahok: Industri Pembiayaan Mobil 2026 Menantang tapi Masih Baik