Ahok: Industri Pembiayaan Mobil 2026 Menantang tapi Masih Baik

- Kamis, 23 Juli 2026 | 06:36 WIB
Ahok: Industri Pembiayaan Mobil 2026 Menantang tapi Masih Baik

Chief Marketing and Sales Officer Astra Credit Companies (ACC), Tan Chian Hok, menilai iklim industri pembiayaan kendaraan roda empat baru sepanjang 2026 masih cukup baik, meski penuh tantangan. Hal itu disampaikannya di sela-sela persiapan GIIAS 2026 di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

"Kita memang tahu bahwa 2026 ini tahun yang sangat menantang buat kita seperti yang disampaikan Gaikindo. Kami berpikir bahwa market ini diperkirakan lebih kurang sama dengan 2025 sekitar 800 ribu unit," ujar pria yang akrab disapa Ahok itu.

Ia menambahkan, ACC dan Toyota Astra Finance (TAF) menguasai 29,2 persen pangsa pasar pembiayaan nasional roda empat. Hingga Mei 2026, total nilai transaksi yang disalurkan mencapai Rp 29 triliun. "Tetapi ternyata kalau melihat press conference Gaikindo kemarin, 2026 ini dari Januari sampai Juni secara wholesales itu penjualan sudah mencapai 436 ribu unit atau tumbuh sekitar 15,9 persen. Mudah-mudahan ini berdampak ke pembiayaan," katanya.

Meski optimistis, Ahok tak menampik bahwa kinerja pasar otomotif tidak selalu positif. Awal 2026, misalnya, menjadi periode sepi transaksi karena banyak konsumen telah merealisasikan pembelian pada akhir tahun sebelumnya saat promo menggeliat. "Jadi mungkin begini, biasanya jelang akhir tahun itu kan ada banyak promo-promo. Makanya mungkin sudah banyak yang realisasi (pembelian) akhir tahun, sehingga banyak tersedot untuk awal-awal tahun. Tetapi secara normatif biasanya Januari ke Februari itu stagnan, sebelum masuk momen Lebaran," jelasnya.

Menyoal dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap daya beli dan kredit macet (NPL), Ahok menilai masih dalam batas normal. "Kalau PHK itu kan mungkin lebih (berdampak) pembiayaan ke motor, kalau mobil tidak terlalu. NPL juga masih terjaga dengan baik, masih di bawah ketentuan OJK yakni lebih kurang satu persen. Cukup kondusif buat ACC," paparnya.

ACC dan TAF Jadi Platinum Financial Partner GIIAS 2026

Untuk menjaga bisnis pembiayaan Astra Group tetap tumbuh, ACC dan TAF kembali menjadi Platinum Financial Partner Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Ahok mengakui target transaksi tahun ini cukup menantang jika dibandingkan dengan capaian GIIAS 2025 yang mencatat transaksi Rp 2,4 triliun dari 5.560 SPK. "Memang satu hal yang sulit nanti, ya. Tetapi berkilas dari yang kita lihat tahun 2025, inginnya sih mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang sama dengan tahun sebelumnya," bilangnya.

Pada GIIAS 2026, ACC dan TAF berkolaborasi dengan lima unit bisnis Astra Financial FIFGroup, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu serta menggandeng OLXmobbi sebagai Official Trade-in Partner. Kolaborasi ini menghadirkan solusi keuangan terintegrasi, mencakup pembiayaan kendaraan roda empat dan dua, perlindungan kendaraan dan jiwa, transaksi digital, layanan perbankan digital, serta fasilitas tukar tambah. Perusahaan juga menyiapkan program Tebus Hemat dengan benefit hingga Rp 6,9 juta per SPK, ditambah program dari masing-masing unit bisnis Astra Financial lainnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags