AS Siapkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Gantikan Bea Masuk Global 10 Persen

- Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB
AS Siapkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Gantikan Bea Masuk Global 10 Persen

Pemerintah Amerika Serikat bersiap memberlakukan tarif impor baru yang menargetkan 60 mitra dagang dalam waktu dekat. Langkah ini muncul setelah tarif global sebesar 10 persen yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Februari akan berakhir akhir pekan ini.

Wakil Dagang AS Jamieson Greer mengungkapkan bahwa tarif baru tersebut berkaitan dengan dugaan kegagalan penindakan praktik kerja paksa di negara-negara mitra. "Kami memperkirakan ada tindakan segera," kata Greer dalam sebuah wawancara, tanpa menyebutkan jangka waktu spesifik.

Trump sebelumnya memberlakukan bea masuk global 10 persen pada Februari, setelah sejumlah tarifnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS di bulan yang sama. Kini, para analis memperkirakan tarif baru terkait kerja paksa berkisar antara 10 hingga 12,5 persen akan menggantikan tarif global yang hampir habis masa berlakunya.

Langkah ini menegaskan kembali strategi Trump yang kerap menggunakan tarif sebagai alat tawar-menawar dalam hubungan dagang. Sebelumnya, AS telah mengumumkan tarif 50 persen untuk sebagian barang dari Kanada dan bea masuk 25 persen untuk mayoritas produk Brasil.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags