Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026 dan Targetkan Lolos ke Piala Dunia 2030

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:00 WIB
Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026 dan Targetkan Lolos ke Piala Dunia 2030

Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap langkah Indonesia untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN 2026 sekaligus memperkuat persiapan Timnas Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan bergulir pada tahun depan. Dukungan tersebut disampaikan saat Presiden menerima Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, bersama Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026). Pertemuan itu membahas dua agenda besar sepak bola nasional, yaitu pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen regional FIFA ASEAN 2026 dan program pengembangan tim nasional untuk target jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.

Erick Thohir mengungkapkan bahwa FIFA telah memberikan respons positif terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Menurut Erick, Presiden Prabowo mendukung langkah tersebut dan akan menyiapkan surat resmi agar Indonesia dapat dipilih FIFA sebagai penyelenggara turnamen regional itu.

“Nah jadi Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah,” ujar Erick dalam keterangan melalui Sekretariat Presiden.

Erick juga menyebut bahwa dirinya diminta segera berkomunikasi dengan seluruh kementerian terkait. Koordinasi lintas kementerian dinilai penting karena penyelenggaraan turnamen internasional membutuhkan kesiapan fasilitas, keamanan, transportasi, dan dukungan teknis lainnya. Pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN 2026 menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem sepak bola regional. Ajang itu juga dipandang sebagai kesempatan untuk meningkatkan pengalaman kompetitif para pemain nasional.

Sementara itu, selain membahas FIFA ASEAN, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap program pengembangan Timnas Indonesia. Pemerintah disebut siap mendukung program PSSI, terutama persiapan menuju kualifikasi Piala Dunia 2030. Erick mengatakan, Presiden Prabowo menanyakan langsung kebutuhan Timnas Indonesia dalam menghadapi agenda internasional. Dukungan pemerintah diarahkan agar persiapan tim nasional dapat berjalan lebih terukur sejak awal.

“Jadi tadi Coach John ditanya bagaimana persiapan ke depan, apakah yang dibutuhkan. Bapak Presiden bilang pokoknya semua program dari PSSI untuk pengembangan tim nasional, apalagi untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan, bulan September. Ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan,” kata Erick.

Piala Dunia 2030 menjadi target besar Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Kualifikasi yang mulai berjalan tahun depan membuat PSSI dan jajaran pelatih perlu menyiapkan program kompetisi, pemusatan latihan, serta evaluasi pemain secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan bahwa skuad Garuda akan menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk AFF dan FIFA ASEAN. Dua ajang itu dinilai menjadi panggung penting untuk mengukur kesiapan tim. Herdman menilai FIFA ASEAN merupakan kesempatan besar untuk mengumpulkan pemain terbaik dan membangun mental juara. Ia menyebut Indonesia harus menargetkan hasil maksimal pada turnamen tersebut.

“Dan kemudian ASEAN. FIFA ASEAN. Saya mendapatkan kesempatan besar untuk mengumpulkan yang terbaik dari yang terbaik untuk memenangkan turnamen itu, dan saya pikir itu penting,” ujar Herdman.

Ia menambahkan, FIFA ASEAN menjadi langkah penting untuk menunjukkan kapasitas Indonesia di kawasan. Turnamen itu juga disebut sebagai bagian dari perjalanan menuju target yang lebih besar.

“FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Timur, dan itu adalah langkah penting yang perlu kami ambil dan untuk membawa pulang piala sekarang,” imbuh Herdman.

Herdman mengatakan seluruh elemen tim saat ini fokus mempersiapkan diri untuk mewujudkan target Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Menurutnya, ambisi tersebut menjadi dorongan besar bagi pelatih dan pemain. Ia juga menilai Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap sepak bola nasional. Dukungan itu disebut sejalan dengan harapan publik Indonesia terhadap prestasi Timnas di level dunia.

“Saya pikir Presiden memiliki semangat yang besar terhadap sepak bola. Beliau, seperti setiap orang Indonesia, sama saja. Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan dan beliau adalah salah satunya,” kata Herdman.

Herdman menegaskan bahwa target lolos ke Piala Dunia 2030 menjadi fokus utama dalam pekerjaan sehari-hari tim pelatih dan pemain. Ia menyebut keberhasilan menembus Piala Dunia akan membawa dampak besar bagi sepak bola Indonesia.

“Beliau adalah satu dari 280 juta orang itu yang ingin kami lolos untuk tahun 2030. Segala yang kami lakukan. Setiap hari saat kami bangun, kami terobsesi dengan kualifikasi tersebut karena itu akan mengubah segalanya di negara kita untuk selamanya,” pungkas Herdman.

Dukungan pemerintah terhadap pencalonan tuan rumah FIFA ASEAN 2026 dan persiapan menuju Piala Dunia 2030 menempatkan agenda sepak bola nasional sebagai proyek jangka panjang. Tantangannya kini berada pada konsistensi program, kesiapan kompetisi, dan kemampuan Timnas menjaga performa di setiap turnamen.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar