Yayasan Amal Indonesia Resmi Bermitra dengan LAZNAS ZIS Indosat untuk Perluas Penyaluran Zakat

- Rabu, 03 Juni 2026 | 21:45 WIB
Yayasan Amal Indonesia Resmi Bermitra dengan LAZNAS ZIS Indosat untuk Perluas Penyaluran Zakat

Yayasan Amal Indonesia (YAI) secara resmi menjalin kerja sama dengan Mitra Pengelola Zakat (MPZ), yakni Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) ZIS Indosat, untuk memperluas penyaluran dana zakat di tanah air. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di kantor LAZNAS ZIS Indosat, kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Ketua Yayasan Amal Indonesia, Azwar Riza, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi lembaganya untuk mewujudkan visi menjadi pusat jaringan distribusi amal kebaikan masyarakat Indonesia yang terpercaya. "Demi mewujudkan visi menjadi pusat jaringan distribusi amal kebaikan masyarakat Indonesia yang terpercaya, Yayasan Amal Indonesia kini telah dapat menerima dana zakat dari seluruh para muhsinin serta menyalurkannya kepada kaum dhuafa dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia," ujarnya di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Didirikan sejak tahun 2013, Yayasan Amal Indonesia telah aktif menjalankan berbagai program sosial. Beberapa di antaranya adalah pembangunan Pesantren Mimbar Huffazh dan penyebaran mushaf Al-Qur'an. Lembaga ini didirikan dengan tujuan utama memastikan kaum dhuafa dan penyandang disabilitas di Indonesia dapat terpenuhi kebutuhan dasar hidupnya, memperoleh akses pendidikan dan kesehatan, serta mendapatkan bimbingan menuju kemandirian.

"Amal Indonesia berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dalam upaya memperluas manfaat, Yayasan Amal Indonesia mengajak berbagai pihak untuk bekerja sama memberikan kontribusi terbaik bagi kaum dhuafa dan penyandang disabilitas," kata Azwar Riza.

Secara bertahap, Yayasan Amal Indonesia akan memperluas jangkauan operasional ke seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2024, fokus awal penyaluran mencakup wilayah Jakarta Selatan, Depok, Tangerang Selatan, dan Temanggung. "Visi kami menjadi pusat jaringan distribusi amal kebaikan masyarakat Indonesia yang terpercaya, kembali lagi untuk mewujudkan kemandirian, kesehatan, dan pendidikan bagi saudara-saudara kita, yaitu kaum dhuafa dan penyandang disabilitas," tambah Azwar Riza.

Sementara itu, Manager Fundraising Yayasan Amal Indonesia, Ahmad Ali Nidaulhaq, menjelaskan bahwa sesuai dengan komitmen utama, dana zakat yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk beras dan sembako. Bantuan ini diperuntukkan bagi santri dhuafa serta penyandang disabilitas. "Dengan status ini, kami dapat lebih leluasa mengembangkan program baru, yaitu khitanan bagi adik-adik yang kurang mampu, serta program-program lainnya dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar delapan golongan asnaf penerima zakat," jelas Ahmad Ali Nidaulhaq.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar