Meski demikian, polisi belum merinci lebih jauh dasar motif pembunuhan ini. Pihaknya mengaku masih melakukan pendalaman.
Ditambah lagi polisi belum bisa merincikan dengan pasti apakah yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa atau tidak meskipun pihak keluarga sudah menyebutkan jika pelaku memang ODGJ.
Sebab, baik korban maupun pelaku belum pernah diperiksa sebelumnya dan untuk hal ini diperlukan keterangan ahli dari dokter spesialis rumah sakit jiwa.
Teranyar, di tiga hari terakhir ini warga kerap melihat pelaku dan korban bersama-sama. Korban ditarik-tarik bak kambing oleh pelaku di hari itu. "Memang tidak ada yang kenal ya.
Warga melihat dua atau tiga hari ini pelaku dan korban sering mondar-mandir bersama di sekitar sini. Ya menganggapnya warga sini keduanya gangguan jiwa karena perilaku aneh. Terlihat korban sering ditarik seperti kambing.
Bahkan, sebelum diketahui meninggal si korban ini hanya mengenakan sarung tanpa pakaian. Warga kemudian kasih baju supaya tertutup auratnya," kata Dea, warga sekitar
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Korban Jiwa Membengkak, Iran Hadapi Gelombang Kerusuhan Terbesar
Ketegangan Iran-AS Memanas, Ketua Parlemen Ancam Serang Israel dan Pangkalan Amerika
Dua Puisi, Satu Semangat: Perlawanan dalam Kata-kata Thukul dan Hanasasmit
Pesta Futsal Asia 2026: Jakarta Siap Gelar Perang Bintang di Kandang Sendiri