Insentif Mobil Listrik Resmi Dihentikan, Pemerintah Beralih ke Mobil Nasional

- Kamis, 18 Desember 2025 | 07:24 WIB
Insentif Mobil Listrik Resmi Dihentikan, Pemerintah Beralih ke Mobil Nasional

Lalu, ke mana arah kebijakan pemerintah selanjutnya? Fokusnya kini beralih ke pengembangan mobil nasional, yang merupakan proyek strategis nasional arahan Presiden Prabowo. Airlangga bahkan tak sungkan menyebut Indonesia bisa mencontoh kesuksesan Vietnam.

"Anggarannya kita arahkan ke perencanaan mobil nasional. Itu sedang dalam proses," terangnya. "Jadi tidak ada tambahan (insentif BEV) yang ada itu existing saja. Jadi yang lain, yang belum punya pabrik tapi menikmati insentif harus ikut seperti VinFast ini (mendirikan pabrik)."

Bagaimana dengan performa pasar saat ini? Data dari Gaikindo menunjukkan, penjualan BEV roda empat pada November lalu mencapai 13.381 unit. Memang, angkanya turun hampir 4 persen dibanding Oktober 2025.

Namun begitu, kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, lonjakannya luar biasa. Pada November 2024, penjualan hanya 5.532 unit. Artinya, terjadi kenaikan fantastis sebesar 141,9 persen. Dan mayoritas penjualan itu, sejauh ini, masih didominasi oleh merek-merek asal China.

Ini Dia 20 Mobil Listrik Terlaris di November 2025

  1. BYD Atto 1: 8.333 unit
  2. Jaecoo J5: 653 unit
  3. BYD M6: 567 unit
  4. Wuling Darion EV: 396 unit
  5. Wuling BinguoEV: 366 unit
  6. Geely EX5: 321 unit
  7. BYD Sealion 7: 275 unit
  8. Hyundai Kona EV: 269 unit
  9. Aion V: 268 unit
  10. BYD Atto 3: 256 unit
  11. Chery J6 (termasuk J6T): 256 unit
  12. Wuling Air EV: 211 unit
  13. Denza D9: 209 unit
  14. Xpeng X9: 121 unit
  15. Chery Omoda E5: 104 unit
  16. Polytron G3: 81 unit
  17. Hyptec HT: 75 unit
  18. Wuling Cloud EV: 70 unit
  19. BMW iX1: 67 unit
  20. Neta V-II: 60 unit

Halaman:

Komentar