Kericuhan mewarnai laga leg pertama babak 16 besar Copa Libertadores antara Cruzeiro dan Flamengo di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Rabu (12/8/2026) malam. Aparat Polisi Militer Minas Gerais (PMMG) terpaksa menembakkan gas air mata dan menggunakan tongkat untuk membubarkan kerumunan pendukung Flamengo yang mencoba memaksa masuk sebelum pertandingan dimulai.
Insiden berlangsung sekitar 30 menit sebelum kickoff. Sekelompok suporter tim tamu berusaha melompati pintu masuk di sektor pengunjung, memicu penumpukan massa di area gerbang. Situasi dengan cepat tidak terkendali, sehingga petugas keamanan mengambil tindakan tegas.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan di tengah kerumunan. Selain gas air mata, polisi juga menerjunkan pasukan berkuda untuk mendorong mundur massa. Dalam salah satu rekaman, terlihat seorang suporter Flamengo mendapat pukulan dari petugas.
Setelah pintu masuk berhasil diamankan, aparat mengamankan sejumlah oknum yang terlibat. Proses pemeriksaan kembali dibuka dan para suporter yang tersisa diizinkan masuk stadion. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1.
Artikel Terkait
Liga de Quito Andalkan Ketinggian Quito untuk Hentikan Langkah Mirassol
Flamengo Kalahkan Cruzeiro 2-1 dan Melaju ke Perempat Final Copa Libertadores
Flamengo Punya Tradisi Istimewa saat Menghadapi Klub Brasil di Copa Libertadores
Lolos ke Perempat Final, Flamengo Berpeluang Raup Rp47 Miliar dari Copa Libertadores