Bhayangkara Presisi Lampung resmi menunjuk Oscar Bruzon sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027. Keputusan ini sekaligus melengkapi daftar pelatih seluruh kontestan Super League musim depan.
Pelatih asal Spanyol itu menggantikan Paul Munster, yang sebelumnya menangani tim berjuluk The Guardians tersebut. Pengumuman ini disampaikan klub melalui akun Instagram resmi pada Rabu (12/8).
Dengan hadirnya Bruzon, komposisi pelatih 18 klub peserta Super League 2026/2027 kini genap. Dari jumlah tersebut, hanya satu klub yang mempercayakan kursi pelatih kepada sosok lokal, yaitu Isen Mulang Kalteng FC yang ditangani Ade Suhendra. Selebihnya, 17 tim memilih pelatih asing.
Karier Mentereng di Asia
Bruzon bukan nama asing di sepak bola Asia. Sebelum bergabung dengan Bhayangkara, ia sukses membawa East Bengal FC meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi India pada musim lalu. Sebelumnya, ia juga mengantarkan Bashundara Kings menjadi kampiun Bangladesh Premier League sebanyak tiga kali.
Rekam jejak itu membuat Bhayangkara berharap banyak pada pelatih berusia 48 tahun tersebut. "Mari kita sambut pelatih kepala yang baru," tulis Bhayangkara dalam unggahan Instagram-nya. Selain Bruzon, klub juga memperkenalkan Adrian Rubio sebagai asisten pelatih dan Javier Sanchez sebagai pelatih fisik.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, Bruzon dinilai berpotensi membawa warna baru dalam persaingan Super League musim depan. Bhayangkara pun berpeluang menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar juara.
Dominasi Pelatih Asing
Daftar pelatih Super League 2026/2027 memang didominasi nama-nama asing. Selain Bruzon, ada Shin Tae Yong yang menangani Persija, Bernardo Tavares di Persebaya, Fabio Lafundes di Java United, serta Pieter Huistra di PSS. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan kualitas kompetisi.
Menariknya, nama Bojan Hodak yang sukses membawa Persib juara musim lalu tidak ada dalam daftar. Hal ini membuat persaingan menuju takhta juara diprediksi semakin terbuka.
Berikut daftar lengkap pelatih 18 klub peserta Super League 2026/2027:
- Arema Marquinhos Santos (Brasil)
- Bali United Johnny Jansen (Belanda)
- Bhayangkara FC Oscar Bruzon (Spanyol)
- Borneo FC Mauro Jeronimo (Portugal)
- Dewa United Oscar Loss (Brasil)
- Garudayaksa FC Milos Joksic (Serbia)
- Isen Mulang FC Ade Suhendra (Indonesia)
- Java United Fabio Lafundes (Brasil)
- Madura United Ze Gomes (Portugal)
- Persebaya Bernardo Tavares (Portugal)
- Persib Igor Tolic (Kroasia)
- Persija Shin Tae Yong (Korea Selatan)
- Persijap Mario Lemos (Portugal)
- Persik Marcos Reina (Spanyol)
- Persita Carlos Pena (Spanyol)
- PSIM Jean Paul van Gastel
- PSM Darije Kalezic (Bosnia & Herzegovina)
- PSS Pieter Huistra (Belanda)
Komposisi ini membuat musim Super League 2026/2027 layak dinantikan. Dengan deretan pelatih berpengalaman, persaingan strategi dari pekan ke pekan berpotensi berlangsung ketat. Bhayangkara kini berharap pengalaman Bruzon di kompetisi Asia dapat memberikan dampak langsung terhadap performa tim dan ambisi mereka pada musim baru.
Artikel Terkait
PSM Makassar Tak Paksakan Kuota 35 Pemain demi Kebutuhan Tim
Bhayangkara FC Ditinggal Paul Munster Jelang Musim Baru
PSM Makassar Bidik Tujuh Poin dari Tiga Laga Awal, Ujian Pertama di Kandang Persib
PSM Makassar Siap Hadapi Tiga Ujian Berat di Awal Super League 2026/2027