Evaluasi TC Yogyakarta: PSM Makassar Masih Punya Pekerjaan Rumah di Lini Depan dan Pertahanan

- Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:01 WIB
Evaluasi TC Yogyakarta: PSM Makassar Masih Punya Pekerjaan Rumah di Lini Depan dan Pertahanan

PSM Makassar telah menyelesaikan pemusatan latihan (TC) selama 14 hari di Yogyakarta. Tiga laga uji coba menjadi bagian dari persiapan Juku Eja menghadapi Super League 2026/2027.

Hasilnya, tim asuhan Darije Kalezic mencatat satu kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang. Lawan yang dihadapi semuanya berasal dari kompetisi yang sama: Persita Tangerang, Borneo FC, dan PSS Sleman.

Pada laga pertama, PSM tampil meyakinkan dengan mengalahkan Persita 3-1. Gol dicetak oleh Stefan Jevtoski, Abdul Rahman, dan Rasyid Bakri. Namun, ketajaman itu tidak berlanjut di dua pertandingan berikutnya.

Menghadapi Borneo FC, PSM harus mengakui keunggulan lawan 0-1. Sementara di laga terakhir melawan PSS Sleman, pertandingan berakhir imbang 1-1. Luca Cumic menjadi pencetak gol PSM sebelum kedudukan disamakan oleh Matheus Fornazari.

Empat Gol, Empat Pemain

Sepanjang tiga uji coba, PSM hanya mampu mencetak empat gol. Menariknya, keempat gol tersebut lahir dari empat pemain berbeda: Stefan Jevtoski, Abdul Rahman, Rasyid Bakri, dan Luca Cumic. Dua di antaranya dicetak pemain asing, dua lainnya oleh pemain lokal.

Catatan ini menunjukkan bahwa lini depan PSM masih memiliki pekerjaan rumah. Terlebih, Super League akan berlangsung panjang dengan jadwal padat. Produktivitas striker menjadi salah satu faktor kunci agar Juku Eja mampu bersaing.

PSM memang memiliki Luca Cumic sebagai opsi di lini serang. Namun, ketergantungan pada pemain tertentu perlu dihindari demi menjaga konsistensi sepanjang musim. Kehadiran bomber dengan naluri gol tinggi bisa menjadi kebutuhan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Belum Ada Clean Sheet

Bukan hanya lini depan, pertahanan PSM juga masih menyisakan catatan. Dari tiga laga, Juku Eja kebobolan tiga gol masing-masing satu gol dari Persita, Borneo FC, dan PSS Sleman. Artinya, PSM belum sekalipun mencatat clean sheet selama TC di Yogyakarta.

Catatan ini menjadi bahan evaluasi bagi Darije Kalezic. Soliditas pertahanan perlu terus dibenahi agar kesalahan di pramusim tidak terbawa ke pertandingan kompetitif.

Kembali ke Makassar

Setelah menyelesaikan TC, rombongan PSM dijadwalkan kembali ke Makassar. Para pemain, pelatih, dan staf akan mendapat waktu istirahat selama tiga hari sebelum kembali menjalani latihan. Program latihan dijadwalkan berlangsung mulai 24 Agustus 2026.

Waktu yang ada menjadi kesempatan bagi Kalezic untuk mengevaluasi hasil TC sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum Super League 2026/2027 bergulir. Jika melihat hasil tiga pertandingan di Yogyakarta, PSM masih memiliki dua pekerjaan utama: meningkatkan ketajaman lini depan dan memperkuat pertahanan. Dua aspek itu akan menjadi tantangan penting bagi Juku Eja untuk mengawali musim baru dengan performa lebih baik.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags