Bhayangkara FC Ditinggal Paul Munster Jelang Musim Baru

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Bhayangkara FC Ditinggal Paul Munster Jelang Musim Baru

Bhayangkara Presisi Lampung FC mengumumkan perpisahan mendadak dengan pelatih Paul Munster pada Selasa malam (11/8/2026). Keputusan ini mengejutkan publik sepak bola, terutama karena tim sedang dalam persiapan menuju musim baru Super League 2026/2027 yang akan dimulai kurang dari sebulan lagi.

Manajemen klub hanya menyampaikan ucapan terima kasih singkat melalui media sosial resmi, tanpa penjelasan rinci. "Terima kasih, Coach Paul Munster," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Perpisahan ini menimbulkan tanda tanya besar mengingat Munster baru saja membawa Bhayangkara FC meraih prestasi impresif sebagai tim promosi. Pada musim 2025/2026, tim finis di posisi kelima klasemen dengan mengumpulkan 53 poin dari 34 pertandingan, mengungguli tim-tim kuat seperti Malut United dan Dewa United Banten.

Rekam Jejak Munster

Pelatih asal Irlandia Utara ini juga mencatatkan enam kemenangan beruntun dalam musim tersebut, sebuah pencapaian yang menjadi kunci keberhasilan tim. Berkat kinerjanya, Munster masuk dalam nominasi Coach of the Year.

"Musim 2025/26 telah berakhir dan saya sangat bangga dengan apa yang telah dibangun oleh grup ini sepanjang tahun," jelas Munster melalui akun Instagram pribadinya, menegaskan kebanggaannya atas pencapaian tim.

Sementara itu, Bhayangkara FC telah menjalani latihan pramusim sejak 23 Juli 2026 dengan skuad yang diperkuat oleh pemain seperti Moussa Sidibe. Namun, di saat persiapan memasuki fase krusial, manajemen klub mengambil keputusan besar dengan melepas pelatih yang sukses membawa tim finis di lima besar musim lalu.

Kini, Bhayangkara FC menghadapi tantangan besar untuk segera menentukan pengganti Paul Munster agar persiapan menghadapi Super League 2026/2027 tidak terganggu dan target tim tetap terjaga.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags