Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF Usai Ditahan Singapura

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF Usai Ditahan Singapura

Timnas Indonesia harus mengakhiri langkahnya di Piala AFF 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga pamungkas Grup B, Jumat (7/8/2026). Hasil ini memastikan skuad Garuda finis di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 7 poin, tertinggal dari Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin), sehingga gagal melaju ke semifinal.

Kapten tim, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas kegagalan ini. Ia mengakui penampilan timnya kurang maksimal sepanjang turnamen.

"Tentunya kami kecewa, otomatis suporter juga pasti lebih kecewa dari kami. Jadi saya mohon maaf mewakili Timnas Indonesia," ujar Rizky Ridho usai pertandingan.

Di laga yang berlangsung ketat itu, Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Ragnar Oratmangoen di awal babak kedua. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Singapura menyamakan kedudukan lewat Ilhan Fandi pada menit ke-66. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tersingkirnya Indonesia dari turnamen sepak bola terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Kegagalan ini menambah daftar panjang penantian Indonesia untuk meraih gelar Piala AFF. Sejak edisi pertama pada 1996, tim Merah Putih belum pernah sekalipun mengangkat trofi, dan kali ini kembali harus mengubur mimpi tersebut.

Meski demikian, fokus tim kini beralih ke turnamen FIFA ASEAN Cup yang akan digelar pada 24 September mendatang. Rizky Ridho menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang tersebut.

"Mungkin nanti kami lihat lagi evaluasi apa yang kami perlukan untuk ke FIFA ASEAN Cup yang terdepan," jelasnya.

Sepanjang Piala AFF 2026, Indonesia memang tidak menurunkan skuad terbaiknya. Namun, turnamen FIFA ASEAN Cup edisi perdana menjadi kesempatan baru bagi Merah Putih untuk memperbaiki performa dan meraih prestasi di tingkat regional.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags