Reza Arya Pratama Jadi Pahlawan Penalti, Bawa Persebaya Juara Piala Presiden 2026

- Jumat, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Reza Arya Pratama Jadi Pahlawan Penalti, Bawa Persebaya Juara Piala Presiden 2026

Reza Arya Pratama menjadi pahlawan bagi Persebaya Surabaya saat mengalahkan Persib Bandung pada final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam (6/8/2026). Kiper berusia 26 tahun itu menggagalkan dua tendangan penalti lawan, memastikan timnya keluar sebagai juara setelah adu penalti yang menegangkan.

Reza masuk menggantikan Ernando Ari pada awal babak kedua dan langsung memberi kontribusi krusial. Dalam adu penalti yang menentukan, ia sukses menepis eksekusi Uilliam Barros dan Hamra Hehanusa, dua penendang Persib yang gagal menaklukkan penjaga gawang anyar Persebaya tersebut.

"Saya berusaha fokus dan membaca arah bola dengan baik pada saat penalti," jelas Reza.

Dua penyelamatan penting itu menjadi penentu kemenangan Persebaya yang unggul 6-5 dalam adu penalti, setelah masing-masing tim mencetak gol dari tujuh kesempatan. Dari tujuh eksekutor Persebaya, enam berhasil menjalankan tugas, hanya Yuran Fernandes yang gagal. Sementara Persib hanya mampu mencetak lima gol; Patricio Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar sukses, tetapi kegagalan Uilliam Barros dan Hamra Hehanusa membuat timnya harus mengakui keunggulan lawan.

Perjalanan Karier Menuju Puncak

Reza Arya Pratama lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 18 Mei 2000. Ia memulai karier sepak bola di PPLP Sulawesi Selatan dan melanjutkan pengembangan sebagai pemain muda di akademi PSM Makassar. Setelah promosi ke tim senior, ia berkembang menjadi pilihan utama di posisi penjaga gawang dan berperan penting dalam keberhasilan PSM meraih gelar Liga 1 musim 2022/23.

Kesuksesan bersama PSM membuka jalan baginya untuk mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Indonesia senior. Kini, ia menapaki babak baru kariernya bersama Persebaya Surabaya pada musim 2026/27, menambah persaingan dan kualitas di sektor penjaga gawang Green Force.

"Bergabung dengan Persebaya adalah tantangan baru yang saya sambut dengan antusias. Saya siap memberikan yang terbaik untuk tim ini," kata Reza menegaskan komitmennya.

Strategi Pergantian Kiper yang Berbuah Manis

Reza masuk menggantikan Ernando Ari pada awal babak kedua saat skor masih imbang 1-1. Pergantian ini menempatkannya di bawah tekanan tinggi, namun ia berhasil menunjukkan mental baja dan performa gemilang hingga membawa Persebaya meraih kemenangan melalui adu penalti.

Kemenangan ini sekaligus menjadi momen penting dalam karier Reza, yang dari kiper pengganti berubah menjadi sosok paling menentukan di laga final Piala Presiden 2026. Pelatih Bernardo Tavares tentu akan dibuat pusing untuk menentukan kiper utama di Super League 2026/2027: pilih Reza Arya atau Ernando Ari?

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags