Penyerang Hearts, Cláudio Braga, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya dibantai Benfica 6-1 pada leg pertama kualifikasi Liga Europa di Estádio da Luz. Kekalahan telak itu menjadi pukulan berat, tetapi Braga menegaskan bahwa timnya tetap optimis menjelang leg kedua.
Braga mengakui bahwa tujuan timnya bukanlah kalah, apalagi dengan skor sebesar itu. Ia menyoroti kegagalan tim dalam menjalankan strategi yang telah dilatih, terutama pada babak pertama pertandingan.
"Tujuan kami bukan kalah, apalagi dengan skor seperti ini," ujar Braga kepada SIC. Ia menjelaskan bahwa di babak kedua, tim berusaha memperbaiki permainan sesuai instruksi pelatih, sehingga permainan membaik meski tetap kebobolan gol karena kualitas serangan Benfica yang tinggi.
Braga menilai jika strategi yang diterapkan sejak awal, hasil pertandingan bisa saja berbeda. Ia juga menyampaikan harapan besar untuk kariernya yang terus menanjak serta kebanggaannya bisa berada di posisi saat ini.
"Saya berharap karier saya terus meningkat. Saya bekerja keras untuk itu dan ini adalah kebanggaan besar berada di posisi saya saat ini," kata Braga.
Soal peluang lolos ke putaran berikutnya, Braga menegaskan bahwa meskipun sulit, tidak ada yang mustahil dalam sepak bola, walau harus mencetak lima gol untuk memaksa babak perpanjangan waktu sangat menantang mengingat kekuatan lawan.
"Eliminasi belum diputuskan karena dalam sepak bola tidak ada yang mustahil. Semua tahu ini sangat sulit, terutama karena lawannya adalah Benfica. Tapi tidak ada yang mustahil, walaupun harus mencetak lima gol agar bisa ke perpanjangan waktu sangat sulit," tambahnya.
Artikel Terkait
Hearts Takluk 1-6 di Kandang Benfica, Braga: Kami Kebobolan karena Kualitas Mereka di Depan
Hujan Deras Tunda Laga Salzburg vs Pafos di Kualifikasi Liga Europa
Kritik Tajam Mengalir Usai Lech Poznan Ditahan Imbang Klaksvik di Kualifikasi Liga Europa
KuPS dan Universitatea Craiova Bentrok di Kualifikasi Liga Europa