Cahya Supriadi Berpeluang Gantikan Nadeo di Laga Penentu Lawan Singapura

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Cahya Supriadi Berpeluang Gantikan Nadeo di Laga Penentu Lawan Singapura

Jelang laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026, pelatih Timnas Indonesia dihadapkan pada dilema di posisi penjaga gawang. Performa Nadeo Argawinata yang kurang meyakinkan dalam dua laga sebelumnya membuka peluang bagi Cahya Supriadi untuk tampil sebagai starter saat Garuda bersua Singapura, Jumat (7/8/2026).

Sejauh ini, Nadeo selalu dipercaya mengawal gawang Indonesia. Kiper Persija Jakarta itu tampil saat Indonesia menang telak 5-1 atas Kamboja dan kembali menjadi pilihan utama ketika Garuda takluk 0-3 dari Vietnam. Namun, dua pertandingan itu justru menyisakan evaluasi serius bagi staf pelatih.

Kesalahan Nadeo mulai terlihat saat melawan Kamboja. Ketika mengantisipasi tendangan melengkung Sokmeng Chea, upayanya justru membuat bola membentur tiang kanan sebelum akhirnya masuk ke gawang. Alih-alih mengamankan bola, keputusannya justru menjadi awal petaka.

Kesalahan serupa kembali terjadi saat berjumpa Vietnam. Nadeo gagal membaca arah tembakan Nguyen Van Vi yang bersarang di tiang dekat, padahal posisi pemain Vietnam tersebut saat melepaskan tendangan cukup sempit. Rangkaian blunder ini pun memunculkan pertanyaan besar: apakah Nadeo layak dipertahankan di laga penentu?

Nama Cahya Supriadi pun mencuat sebagai kandidat terkuat pengganti. Kiper PSIM Yogyakarta itu telah membuktikan kualitasnya saat Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0 pada 31 Juli lalu. Dalam laga tersebut, Cahya tampil solid dan mencatatkan clean sheet. Penampilannya yang tenang dan konsisten sepanjang musim lalu di Super League menjadi modal berharga untuk dipercaya di pertandingan krusial nanti.

Selain Cahya, Timnas Indonesia masih memiliki opsi lain di sektor penjaga gawang, yakni Muhammad Riyandi. Kiper Dewa United itu masuk dalam skuad Piala AFF 2026, tetapi belum sekalipun mendapat kesempatan bermain. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih. Jika staf pelatih mengutamakan performa terkini, peluang Cahya untuk menjadi starter terbuka lebar.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags