Direktur Olahraga Barcelona, Deco, dikabarkan telah melakukan perjalanan khusus ke Madrid untuk bertemu dengan agen Julián Álvarez. Namun, tanpa dorongan dari sang pemain, peluang kesepakatan tampaknya masih jauh dari kata pasti.
Álvarez, yang kini membela Atlético Madrid, dinilai cocok dengan skema permainan yang diinginkan Hansi Flick. Ia memiliki etos pressing tinggi, terbiasa dengan sepak bola penguasaan bola berkat didikan Pep Guardiola, dan tajam di depan gawang. Kehadirannya bisa menjadi jawaban atas kebutuhan lini depan Barcelona yang selama ini bergantung pada Robert Lewandowski yang mulai menua dan Ferran Torres yang performanya naik-turun.
Namun, posisi tawar Barcelona tidaklah kuat. Atlético Madrid tahu betul situasi ini, dan upaya mengejar Álvarez justru membuat Blaugrana terlihat putus asa. Bagi klub dengan kondisi keuangan yang tidak stabil, hal ini bukanlah posisi yang menguntungkan dalam negosiasi.
Alih-alih terus memburu pemain yang sudah menjadi milik klub lain, Barcelona seharusnya bisa menunjukkan bahwa mereka punya opsi lain yang sama baiknya. Dengan begitu, mereka bisa menekan calon pemain untuk serius bergabung, sekaligus mencegah klub lain mengetahui kelemahan posisi tawar mereka.
Kekecewaan pun muncul karena minimnya investasi untuk proyek Flick sejauh ini. Awalnya, hal itu dianggap sebagai kehati-hatian finansial. Namun, tiba-tiba saja uang seolah bukan masalah. Perubahan sikap yang ekstrem ini sulit dipahami.
Salah satu langkah yang bisa membantu adalah memperpanjang kontrak Ferran Torres sebelum Piala Dunia dimulai. Tidak ada alasan untuk menunda hal itu. Baik ia bertahan atau pergi, posisi Barcelona akan lebih kuat jika pemain yang dijuluki "Hiu" itu memiliki kontrak jangka panjang.
Jika memang siap melepas Torres, ada beberapa opsi pengganti yang tidak semuanya mahal. Victor Osimhen, misalnya, setara dengan Álvarez dan bisa didapatkan dengan harga lebih rendah. Sementara itu, Dušan Vlahović yang berstatus bebas transfer juga layak dipertimbangkan, meski performanya sedang menurun.
Menurut Barca Blaugrana, daftar opsi itu masih panjang. Namun, Barcelona tampaknya hanya menginginkan Julián Álvarez. Masalahnya, ia sudah menjadi milik klub lain, dan mereka mungkin harus menerima kenyataan itu.
Waktu masih tersisa sekitar satu bulan sebelum bursa transfer ditutup. Para penggemar berharap Deco punya strategi andalan yang belum terungkap. Sementara itu, para pesaing sudah bersiap penuh dan siap merebut takhta jika ada kesempatan.
Barcelona masih punya pekerjaan rumah. Skuad ini memang kreatif, tetapi satu pertanyaan krusial tetap mengemuka: siapa yang akan mencetak gol?
Artikel Terkait
Barcelona Kehabisan Waktu untuk Alvarez, Deco Segera Temui Sang Agen
Masa Depan Marcus Rashford di Manchester United Makin Tak Pasti
Rodri Kian Dekat ke Real Madrid, Barcelona Tertinggal
Vlahovic Tunda Keputusan dari Besiktas demi Wujudkan Mimpi ke Barcelona