Gelandang Anderson Talisca menjadi pembeda saat Fenerbahce menjamu Sturm Graz pada leg pertama putaran ketiga kualifikasi Liga Champions UEFA di Stadion Chobani, Istanbul, Rabu (5/8/2026). Golnya pada babak pertama mengantar tim tuan rumah menang tipis 1-0 sekaligus memberi modal berharga menjelang leg kedua.
Gol tunggal itu tercipta setelah Talisca menerima umpan matang dari Kerem di dalam kotak penalti. Pemain asal Brasil tersebut mengontrol bola, menciptakan ruang tembak, lalu melepaskan tendangan yang tak mampu dihalau kiper lawan. Keunggulan ini pun dijaga ketat oleh lini belakang Fenerbahce hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi skuad asuhan Ismail Kartal. Jika mampu mempertahankan keunggulan agregat atas Sturm Graz, Fenerbahce akan melaju ke babak playoff untuk menghadapi pemenang duel antara Sparta Praha dan Olimpik Lyon pada 18-19 dan 25-26 Agustus 2026.
Format baru UEFA memastikan tim yang melangkah dari babak playoff berhak tampil di fase liga Liga Champions. Namun, apabila terhenti di putaran ketiga ini, Fenerbahce tidak akan tereliminasi dari kompetisi Eropa melainkan langsung masuk ke fase liga UEFA Europa League.
Kesiapan dan Ambisi Tim
Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Fenerbahce Ismail Kartal menyatakan kesiapan timnya untuk mengamankan poin penuh di markas sendiri. "Sejak tadi malam motivasi kami berada di level yang sangat baik. Dalam rapat dengan para pemain, umpan balik yang diterima sangat positif. Kami mengobrol dengan sangat baik. Sejak tadi malam segalanya menjadi jauh lebih jelas. Kami siap untuk pertandingan ini sejak kemarin malam. Kami bersiap sangat baik sejak awal pekan," kata Kartal.
"Sebagai tim kami siap menghadapi laga ini. Dengan dukungan suporter, kami ingin meraih hasil yang menguntungkan," sambungnya. Kartal juga menegaskan komunikasi internal tim berjalan sangat lancar demi membahagiakan para pendukung.
"Semalam kami berbicara secara jelas mengenai bagaimana kami akan bertanding melalui pertemuan individu. Obrolan kami sangat menyenangkan. Tim dan staf saya sangat bermotivasi. Kami akan membahagiakan suporter kami," ujar Kartal.
Kesiapan dan ambisi tinggi Fenerbahce untuk menembus kompetisi tertinggi Eropa juga disuarakan oleh kapten tim, Milan Skriniar. "Kami masuk ke setiap pertandingan untuk menang. Salah satu target terpenting kami musim ini adalah lolos ke fase grup UEFA Champions League. Saya pikir kami memiliki tim yang hebat dan suporter yang luar biasa. Saya percaya kami akan mencapai target ini selama kita bergerak bersama," ucap Skriniar.
Keyakinan senada diungkapkan oleh penjaga gawang Mert Günok yang menilai timnya memiliki kualitas layak untuk bersaing di Liga Champions. "Kami tahu ini tidak akan menjadi laga yang mudah. Namun dengan dukungan suporter, kami ingin meraih hasil bagus di kandang sendiri agar memiliki keuntungan saat melakoni laga tandang. Saya percaya skuad berkualitas seperti ini pantas bertanding di Champions League," kata Mert Günok.
Sementara itu, gelandang Matteo Guendouzi menekankan pentingnya kerja sama tim di semua lini untuk mengamankan kemenangan di Istanbul. "Kami tahu kualitas diri kami dan kami percaya pada tim ini. Kami harus merefleksikan kualitas tersebut ke lapangan sebagai sebuah tim. Kami harus bergerak kolektif baik saat bertahan maupun menyerang, serta menampilkan kekuatan permainan tingkat tinggi," ujarnya.
"Jika mampu melakukannya, saya yakin kami mendapat hasil bagus. Meraih hasil positif di hadapan suporter sangat berharga bagi kami. Kami ingin memberi mereka malam yang indah dan keluar dari lapangan dengan hasil yang diinginkan," tandas Guendouzi.
Dalam pertandingan ini, Fenerbahce sempat kehilangan Jayden Oosterwolde akibat cedera sehingga harus digantikan Archie Brown. Sementara itu, pemain lawan Jon Gorenc Stankovic menerima kartu kuning akibat melanggar Matteo Guendouzi.
Artikel Terkait
Fenerbahce Bertekad Amankan Kemenangan di Laga Kandang Lawan Sturm Graz
TV100 Siarkan Langsung Fenerbahce vs Sturm Graz di Kualifikasi Liga Champions
AGF Aarhus Menjamu Sabah di Kualifikasi Liga Champions
AGF Aarhus dan Sabah Bersiap untuk Laga Kualifikasi Liga Champions