Sebanyak 233 peserta mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 zona Makassar yang digelar di GOR Dafest, Rabu (5/8/2026). Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia timur untuk memperebutkan kesempatan bergabung dengan PB Djarum melalui proses seleksi yang ketat.
Ketua tim pencari bakat PB Djarum, Sigit Budiarto, mengatakan penyelenggaraan audisi di Makassar merupakan bagian dari komitmen menjaga regenerasi bulu tangkis Indonesia. Ia berharap dari kota ini lahir pemain-pemain muda yang mampu meneruskan prestasi bulu tangkis nasional.
Menurut juara dunia ganda putra 1997 tersebut, Makassar dipilih karena memiliki sejarah yang kuat dalam olahraga tepok bulu sekaligus menjadi pintu bagi talenta-talenta dari wilayah timur Indonesia.
"PB Djarum berkomitmen melaksanakan audisi umum di beberapa kota. Kenapa Makassar? Karena wilayah timur ada di sini. Kita melihat Makassar punya potensi dan sejarah yang bagus untuk bulu tangkis. Harapannya regenerasi bulu tangkis berlangsung dengan baik lewat PB Djarum," papar Sigit, Rabu (5/8/2026) di GOR Dafest.
Ia berharap semakin banyak atlet dari kawasan timur yang mampu menembus pembinaan PB Djarum dan menjadi bagian dari regenerasi tim nasional.
"Saya harap ada yang masuk PB Djarum lewat audisi ini dari Indonesia timur, sehingga bisa jadi tongkat estafet regenerasi bulu tangkis Indonesia," jelasnya.
Antusiasme peserta menjadi perhatian tersendiri pada audisi kali ini. Selain berasal dari Makassar, peserta juga datang dari Manado, Kendari, Sorong, hingga Jayapura. Kehadiran mereka menunjukkan minat terhadap bulu tangkis terus berkembang di luar Pulau Jawa.
Menurut Sigit, semangat para peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa pemerataan pembinaan mulai menunjukkan hasil positif.
"Melihat antusiasme audisi kali ini saya sangat apresiasi sekali karena bulu tangkis mulai berkembang di luar pulau Jawa. Bahkan dari Papua ke Makassar dengan penuh perjuangan mereka bisa datang," ujar Sigit.
Dalam proses seleksi, setiap juara di tahap turnamen otomatis mengantongi Super Tiket menuju tahap karantina di markas PB Djarum, Kudus. Selain itu, tim pencari bakat juga dapat memberikan Super Tiket tambahan kepada peserta yang dinilai memiliki kualitas menonjol.
"Yang pasti setiap yang juara akan ikut karantina. Setelah itu ada super tiket tambahan dari pencari bakat yang tidak bisa ditentukan. Kita lihat dulu kualitasnya," pungkas Sigit.
Pelaksanaan audisi di Makassar juga mendapat apresiasi dari Ketua Pengprov PBSI Sulawesi Selatan, Warsinggih. Ia berharap Makassar terus dipercaya menjadi salah satu kota penyelenggara karena dinilai memiliki banyak atlet potensial.
"Saya atas nama Ketua Pengprov PBSI Sulsel mengucapkan terima kasih karena Makassar dipilih menjadi kota audisi PB Djarum. Saya harapkan setiap tahunnya bisa digelar di Makassar, karena bibit di Sulsel sebenarnya banyak, cuma memang keterbatasan untuk bersaing dengan atlet-atlet di pulau Jawa yang menjadi hambatan," papar Warsinggih.
Menurutnya, Pengprov PBSI Sulsel telah menyiapkan berbagai program untuk memperluas pembinaan atlet muda, termasuk rutin menggelar kompetisi lokal.
"Di Makassar sendiri bulu tangkis mulai menggeliat dan kami usahakan setiap 3 bulan selalu ada event untuk mencari bibit lewat turnamen-turnamen lokal," jelas Warsinggih.
Selain itu, PBSI Sulsel juga akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan untuk mengenalkan bulu tangkis kepada siswa sekolah dasar sebagai langkah awal pencarian bakat.
"Saya punya program yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sulsel membuat acara baksos dan pengenalan bulu tangkis ke seluruh Sekolah Dasar (SD) di Sulsel. Harapannya ada terjaring bibit-bibit muda yang dari daerah untuk menekuni bulu tangkis dan suatu saat nanti jadi atlet bulu tangkis hebat," pungkasnya.
Tiga Kelompok Usia
Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-11, KU-11, dan KU-12. Seleksi diawali dengan tahap screening menggunakan sistem pertandingan 21 poin, di mana peserta yang lolos ditentukan berdasarkan hasil pertandingan.
Peserta yang berhasil melewati tahap tersebut kemudian melaju ke babak turnamen dengan sistem gugur. Nomor putra dimulai dari babak 64 besar, sedangkan nomor putri dimulai dari babak 32 besar.
Para juara akan memperoleh Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus. Tahapan tersebut menjadi pintu masuk bagi para atlet muda yang ingin bergabung dan menjalani pembinaan di PB Djarum.
Artikel Terkait
Audisi Umum PB Djarum 2026 Kembali ke Makassar, 233 Atlet Muda Siap Unjuk Kebolehan
Pria di Makassar Gelapkan Motor Kekasih yang Dikenal Lewat Medsos, Dijual Rp3,2 Juta
Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Makassar, Basarnas Masih Cari 34 Penumpang
Ultimatum Zulkifli Hasan: Proyek Sampah Makassar Dua Minggu atau Diambil Alih Gubernur