PSM Makassar Perkuat Lini Tengah dengan Navarone Foor, Pemain Berdarah Toraja-Maluku

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:00 WIB
PSM Makassar Perkuat Lini Tengah dengan Navarone Foor, Pemain Berdarah Toraja-Maluku

PSM Makassar semakin serius mematangkan komposisi skuad menghadapi Super League 2026/2027. Hingga awal Agustus 2026, tim berjuluk Juku Eja itu telah mengantongi sepuluh pemain asing, termasuk satu yang masih berstatus trial.

Dari sepuluh nama tersebut, enam di antaranya merupakan wajah baru: Nenad Lalic, Stevan Jevtoski, Luka Bulatovic, Sergio Aguero, Stefan Baltic, dan Navarone Foor. Sementara empat lainnya adalah pemain lama yang dipertahankan, yakni Dusan Lagator, Luka Cumic, Aloisio Neto, dan Victor Luiz.

Nama terakhir yang bergabung adalah Navarone Chesney Kai Foor. Gelandang serang asal Belanda itu sudah terlihat mengikuti sesi latihan PSM di Stadion Kalegowa sejak Selasa (4/8/2026). Ia tampak antusias menjalani berbagai menu latihan, mulai dari penguatan otot, kecepatan, kelincahan, hingga taktikal. Namun, Foor belum ambil bagian dalam game internal 11 lawan 11.

Kehadiran Foor membuat jumlah pemain asing yang sudah bergabung menjadi delapan, sementara Stefan Baltic masih menjalani trial untuk dinilai tim pelatih. Foor diproyeksikan mengisi sektor gelandang serang yang ditinggalkan sejumlah pemain. Pengalamannya di kompetisi Eropa diharapkan menjadi modal berharga bagi PSM.

Karier Panjang di Eropa

Pemain berusia 34 tahun itu memiliki rekam jejak mentereng di sepak bola Eropa. Ia pernah memperkuat NEC Nijmegen dan Vitesse Arnhem di Belanda, serta mencicipi kompetisi di Uni Emirat Arab, Siprus, Latvia, hingga Turki. Bersama Vitesse, Foor meraih trofi Piala Belanda pada musim 2016/2017 dan merasakan atmosfer Liga Europa.

Kedatangan Foor juga memiliki cerita menarik karena ia memiliki darah Indonesia. Dari garis neneknya, Christina Seru, ia berasal dari Kalimbuang, Kapala Pitu, Toraja Utara. Sementara dari garis keluarga lain, ia memiliki darah Maluku dari Kepulauan Kei, Maluku Tenggara.

Bukan kali pertama nama Foor muncul dalam wacana sepak bola Indonesia. Pada 2017, namanya sempat masuk radar program naturalisasi Timnas Indonesia bersama Sandy Walsh dan Ezra Walian. Namun, proses itu tidak berlanjut. Foor justru memperkuat Timnas Belanda kelompok umur, mulai dari U-19, U-20, hingga U-21.

Harapan dan Evaluasi

Kehadiran Foor diharapkan memberikan pengalaman tambahan di lini tengah PSM. Anggota Komunitas VIP Utara (KVU), Sulyadi Abbas, berharap setiap pemain baru mampu memberi kontribusi nyata. "Kami sih tentu berharap, siapa pun yang datang nanti bisa memberi kontribusi yang bagus untuk tim. Supaya PSM juga bisa bermain bagus dan hasilnya tidak seperti musim lalu lagi," ujarnya.

Pengamat sepak bola Syamsuddin Umar menilai PSM sebaiknya memaksimalkan kuota pemain asing yang tersedia, tetapi tetap sesuai kebutuhan tim. Menurutnya, usia bukan masalah selama pemain masih menunjukkan performa terbaik. "Kalau bisa dimaksimalkan, ya maksimalkan saja kuota yang ada. Pemain berpengalaman itu kan bagus, bisa menjadi leader. Jadi usia di atas 30 tahun juga tidak apa-apa, yang penting masih perform, bisa menyesuaikan dengan karakter permainan tim," katanya.

Dengan masuknya Foor, komposisi pemain asing PSM semakin gemuk. Berikut daftarnya:

Pemain baru: Nenad Lalic, Stevan Jevtoski, Luka Bulatovic, Sergio Aguero, Navarone Foor, dan Stefan Baltic (trial). Pemain lama: Dusan Lagator, Luka Cumic, Aloisio Neto, dan Victor Luiz.

PSM masih memiliki waktu untuk menentukan komposisi final sebelum kompetisi bergulir. Khusus Stefan Baltic, statusnya masih menunggu hasil evaluasi tim pelatih. Sementara Foor telah mulai berlatih bersama skuad Juku Eja.

Kedatangan Foor sekaligus menghadirkan cerita menarik. Pemain yang pernah masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia tersebut kini berpeluang mengenakan seragam klub Indonesia, bukan jersey Garuda. Dengan darah Toraja-Maluku, ia kini memiliki kesempatan membuktikan pengalaman panjangnya di Eropa bersama PSM Makassar.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags