Langkah Arema FC di Piala Presiden 2026 harus terhenti di babak semifinal. Tim berjuluk Singo Edan itu menyerah 0-1 dari Persebaya Surabaya dalam laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Kekalahan tipis ini memupus harapan Arema untuk melaju ke partai puncak.
Dengan hasil tersebut, Arema FC akan memperebutkan posisi ketiga melawan Persija Jakarta. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026).
Sepanjang pertandingan, Arema sebenarnya sempat mencetak gol melalui aksi John Alfarizie. Namun, wasit menganulirnya karena pemain tersebut berada dalam posisi offside. Persebaya akhirnya memastikan kemenangan lewat sundulan Yuran Fernandes pada masa tambahan waktu babak pertama.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam pernyataan resmi usai laga, pelatih asal Brasil itu menyampaikan permohonan maaf kepada suporter sekaligus mengevaluasi performa timnya.
"Saya meminta maaf kepada suporter atas hasil ini. Tentu sangat mengecewakan. Kami berusaha mencetak gol tapi selalu gagal. Tetapi dengan mengikuti turnamen ini kami lebih percaya diri menatap liga," ujar Marcos Santos.
Meski gagal melaju ke final, Marcos menilai kekalahan ini menjadi modal berharga bagi skuadnya untuk memantapkan kesiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Ia pun menegaskan bahwa timnya tidak ingin mengakhiri turnamen pramusim ini dengan kekalahan beruntun.
"Melawan Persija, target kami tentu memenangi laga. Sekarang tinggal recovery satu hari dan kembali bertanding," katanya.
Arema FC kini langsung memaksimalkan waktu pemulihan fisik yang singkat sebelum kembali bertanding melawan Persija Jakarta demi mengamankan posisi ketiga.
Artikel Terkait
Persebaya Pilih Thailand untuk TC Terakhir, Bawa Modal Juara Piala Presiden
Persebaya Gelar Pemusatan Latihan di Thailand untuk Perkuat Kekompakan Tim
Persebaya Gelar Pemusatan Latihan di Thailand, Bernardo Tavares Fokus Bangun Kekompakan Tim
BRI Super League 2026/2027 Dimulai, Arema FC Hadapi Ujian Perdana di Kandang