Arema FC Tersingkir dari Piala Presiden 2026 Usai Kalah dari Persebaya

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB
Arema FC Tersingkir dari Piala Presiden 2026 Usai Kalah dari Persebaya

Langkah Arema FC di Piala Presiden 2026 harus terhenti di babak semifinal. Tim berjuluk Singo Edan itu menyerah 0-1 dari Persebaya Surabaya dalam laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Kekalahan tipis ini memupus harapan Arema untuk melaju ke partai puncak.

Dengan hasil tersebut, Arema FC akan memperebutkan posisi ketiga melawan Persija Jakarta. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026).

Sepanjang pertandingan, Arema sebenarnya sempat mencetak gol melalui aksi John Alfarizie. Namun, wasit menganulirnya karena pemain tersebut berada dalam posisi offside. Persebaya akhirnya memastikan kemenangan lewat sundulan Yuran Fernandes pada masa tambahan waktu babak pertama.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam pernyataan resmi usai laga, pelatih asal Brasil itu menyampaikan permohonan maaf kepada suporter sekaligus mengevaluasi performa timnya.

"Saya meminta maaf kepada suporter atas hasil ini. Tentu sangat mengecewakan. Kami berusaha mencetak gol tapi selalu gagal. Tetapi dengan mengikuti turnamen ini kami lebih percaya diri menatap liga," ujar Marcos Santos.

Meski gagal melaju ke final, Marcos menilai kekalahan ini menjadi modal berharga bagi skuadnya untuk memantapkan kesiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Ia pun menegaskan bahwa timnya tidak ingin mengakhiri turnamen pramusim ini dengan kekalahan beruntun.

"Melawan Persija, target kami tentu memenangi laga. Sekarang tinggal recovery satu hari dan kembali bertanding," katanya.

Arema FC kini langsung memaksimalkan waktu pemulihan fisik yang singkat sebelum kembali bertanding melawan Persija Jakarta demi mengamankan posisi ketiga.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags