Lody Natasha dan Sasty Laksamana kembali mengibarkan nama Indonesia di Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 yang berlangsung di Thailand pada 9-15 Agustus. Bagi keduanya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan batu loncatan menuju pentas rally raid dunia.
Ini merupakan keikutsertaan ketujuh bagi Lody dan keempat bagi Sasty. Mereka tampil sebagai privateer, bersaing di salah satu ajang rally raid lintas alam paling bergengsi di Asia. Namun, tahun ini terasa berbeda. Untuk pertama kalinya, mereka mendapat dukungan dari BUMN melalui PT Pertamina (Persero) sebagai sponsor utama. Dukungan ini menjadi kekuatan tambahan, sekaligus pengakuan atas perjalanan panjang mereka membangun karier di dunia rally raid.
Di AXCR 2026, Lody dan Sasty kembali bertarung di kelas T1D (Modified Diesel), yang dihuni tim-tim pabrikan dan profesional internasional. Persaingan dipastikan ketat, tetapi mereka tidak gentar.
Naik Kelas dengan Toyota Hilux
Ada perubahan signifikan pada kendaraan yang digunakan Lody. Setelah bertahun-tahun mengandalkan Isuzu D-Max 2013, kini ia memutuskan untuk beralih ke Toyota Hilux 2020. Langkah ini diambil untuk meningkatkan daya saing di kelas T1D, meski biaya sewa pun meningkat drastis. Meski begitu, kendaraan tersebut tetap berstatus sewaan, seperti perjalanan mereka selama ini sebagai privateer.
Perjuangan menuju AXCR tidak hanya soal kemampuan mengendalikan mobil di lintasan. Rally raid membutuhkan biaya besar, dan setiap pembalap memiliki latar belakang serta sumber daya yang berbeda. Lody dan Sasty membangun perjalanan ini setelah menjadi seorang ibu. Mereka harus membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, membangun relasi, mencari sponsor, menyusun proposal, hingga membuat konten untuk memperkenalkan perjalanan mereka.
Sebagai privateer, tuntutan yang dihadapi pun semakin luas. Mereka tidak hanya dituntut bertarung di lintasan, tetapi juga menjalankan berbagai peran demi menjaga tim tetap berjalan. "Kami juga harus menjadi content creator, marketer, public relations, sekaligus manajer untuk tim kami sendiri. Semua itu kami lakukan agar mimpi ini tetap hidup," ujar Lody.
Selain Pertamina, perjalanan mereka juga didukung Yokohama Geolandar Japan sebagai sponsor internasional. Merek tersebut telah lama menemani karier rally Lody. Dukungan dari sponsor, partner, komunitas, media, dan individu menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Thailand. "Setiap bentuk dukungan memiliki arti yang sangat besar bagi kami. Karena di balik setiap logo yang ada di mobil ini, ada seseorang, perusahaan, komunitas, maupun sahabat yang memilih untuk percaya pada perjalanan kami. Kami percaya Tuhan selalu menyediakan jalan, sering kali melalui orang-orang baik yang memilih percaya sebelum hasilnya terlihat," jelasnya.
AXCR Bukan Tujuan Akhir
AXCR 2026 tidak diposisikan sebagai garis akhir. Ajang ini justru menjadi salah satu tahapan untuk mengejar target yang lebih besar di dunia rally raid internasional. Lody dan Sasty memiliki mimpi membawa Merah Putih tampil di FIA World Rally-Raid Championship, Rally Raid Portugal, hingga Dakar Rally. Target tersebut menjadi gambaran panjang dari perjalanan yang mereka bangun sebagai privateer Indonesia.
"Semoga terbukanya satu pintu BUMN ini menjadi awal bagi terbukanya pintu-pintu berikutnya, sehingga kami dapat terus membawa nama Indonesia dan mewujudkan mimpi berlaga di FIA World Rally-Raid Championship, Rally Raid Portugal, hingga Dakar Rally," tuturnya.
Dengan pengalaman tujuh kali bagi Lody dan empat kali bagi Sasty di AXCR, keduanya kembali menghadapi tantangan besar pada 2026. Kali ini, mereka tidak hanya membawa kendaraan baru dan dukungan baru, tetapi juga membawa mimpi lebih besar untuk Indonesia. "Kami percaya bahwa setiap perjalanan besar selalu dimulai dari satu kesempatan, satu kepercayaan, dan satu langkah kecil. Semoga Tuhan terus merestui setiap langkah perjalanan ini," pungkas Lody.
Artikel Terkait
Toyota Hilux Generasi Kesembilan Hadir dengan Mesin Baru dan Fitur Lebih Modern