Timnas Indonesia mengantongi modal berharga jelang laga penentu melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam. Kapten Skuad Garuda, Rizky Ridho, menegaskan bahwa tiga kemenangan sebelumnya atas The Golden Star Warriors menjadi suntikan kepercayaan diri yang signifikan.
Pertandingan yang dimulai pukul 20.30 WIB ini akan menentukan langkah Indonesia menuju semifinal Piala AFF 2026. Dengan catatan belum terkalahkan di fase grup, tim asuhan John Herdman diyakini memiliki mental yang kuat untuk menghadapi salah satu rival terberat di Asia Tenggara.
Rizky Ridho mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan catatan positif tersebut. Sebab, Vietnam tetap memiliki kualitas yang patut diwaspadai, baik dari segi pengalaman, organisasi permainan, maupun kemampuan menjaga intensitas pertandingan.
Tiga Kemenangan Sebagai Modal Berharga
Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam pada tiga pertemuan penting terakhir. Kemenangan pertama terjadi di fase grup Piala Asia 2023 dengan skor 1-0, disusul dua kemenangan di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan skor 1-0 dan 3-0.
"Ya, tentunya kami punya tiga hasil kemenangan melawan Vietnam di Piala Asia dan dua di Kualifikasi Putaran Kedua kalau saya tidak salah. Jadi itu modal yang penting juga," kata Rizky Ridho, Senin (3/8/2026).
Catatan itu sempat terhenti ketika Indonesia kalah 0-1 dari Vietnam pada Piala AFF 2024. Namun, saat itu Timnas Indonesia lebih banyak diperkuat pemain berusia di bawah 23 tahun dalam skuad asuhan Shin Tae-yong.
Meski demikian, Rizky Ridho menilai tiga kemenangan sebelumnya tetap menjadi motivasi tambahan. Ia tidak ingin timnya merasa sudah unggul sebelum pertandingan dimulai, mengingat Vietnam memiliki pengalaman dan organisasi permainan yang solid.
Jangan Terpancing Permainan Vietnam
Selain mempersiapkan aspek teknis, Rizky Ridho mengingatkan pemain Indonesia untuk menjaga emosi. Pertandingan melawan Vietnam kerap berlangsung keras dan dibumbui upaya mengganggu konsentrasi lawan.
Pemain berusia 24 tahun itu ingin Timnas Indonesia hanya berkonsentrasi terhadap strategi yang disiapkan John Herdman. Para pemain tidak boleh keluar dari rencana permainan akibat terpancing situasi di lapangan.
"Mungkin saya juga beri masukan kepada tim, kami fokus sesuai yang diharapkan dari pelatih. Kami jalankan rencana dari pelatih, kami ikuti rencana dari pelatih," katanya.
Rivalitas Indonesia dan Vietnam membuat laga di Stadion Pakansari diprediksi berjalan dengan intensitas tinggi. Kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal untuk memperkuat posisi di Grup A.
"Kami tahu juga rivalitas antara kami dengan Vietnam sedemikian rupa. Cuma kami harus fokus terhadap pertandingan saja. Jadi, kami kembali fokus pada tim kami sendiri. Kami berjalan dengan rencana yang diberikan pelatih. Terima kasih," tambahnya.
Timnas Indonesia tidak ingin kehilangan poin dalam pertandingan kandang tersebut. Kemenangan atas Vietnam bukan hanya memperpanjang catatan positif Rizky Ridho dan rekan-rekan, tetapi juga langsung membawa Skuad Garuda menuju semifinal Piala AFF 2026.
Artikel Terkait
Timor Leste Kehilangan Bek Andalan saat Hadapi Kamboja
Vietnam Bawa Empat Pemain Naturalisaasi ke Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Timnas Indonesia Bidik Puncak Klasemen saat Jamu Vietnam di Laga Krusial
Ujian Sesungguhnya Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Menjamu Vietnam demi Tiket Semifinal