PSM Makassar membuka peluang bagi pemain asing muda untuk memperkuat skuad mereka pada kompetisi Super League 2026/2027. Kali ini, winger asal Serbia, Stefan Baltic, tengah menjalani masa trial di klub berjuluk Juku Eja tersebut.
Baltic, yang sebelumnya bermain untuk IMT Belgrade di kasta tertinggi Liga Serbia, belum berstatus sebagai pemain resmi PSM. Pemain berusia 22 tahun itu harus meyakinkan tim pelatih melalui proses seleksi sebelum akhirnya dikontrak.
Kabar kedatangan Baltic disampaikan oleh agennya, Alex Talpes. Menurut Talpes, Baltic mendapat undangan trial dari PSM dan dijadwalkan tiba di Makassar pada Selasa pekan depan, sebelum bergabung dengan pemusatan latihan tim di Yogyakarta pada 7 Agustus.
"(Stefan Baltic mendapat undangan trial dari PSM Makassar. Dia akan tiba di Makassar Selasa pekan depan dan bergabung dengan TC di Yogyakarta pada 7 Agustus," kata Alex.
Masa trial ini bukan sekadar formalitas. Baltic harus menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan tim pelatih sebelum manajemen mengambil keputusan. Rencananya, pemain kelahiran Serbia tersebut akan menjalani masa percobaan selama tiga pekan.
Durasi tersebut dianggap cukup bagi tim pelatih untuk menilai kemampuan Baltic secara menyeluruh, tidak hanya kemampuan individu, tetapi juga adaptasinya dengan gaya bermain PSM, karakter sepak bola Indonesia, serta tuntutan permainan yang diterapkan pelatih Darije Kalezic.
Pengalaman Liga Serbia
Stefan Baltic bukan pemain tanpa pengalaman. Meski masih muda, ia telah merasakan kompetisi di kasta tertinggi sepak bola Serbia bersama IMT Belgrade. Posisi utamanya sebagai winger kiri bisa menjadi tambahan opsi bagi PSM dalam membangun serangan dari sayap.
Kecepatan dan kemampuannya bermain di area flank menjadi modal yang ingin ditunjukkan Baltic selama trial. Bagi pemain asal Eropa Timur, kesempatan bermain di Indonesia juga bisa menjadi langkah baru dalam kariernya.
Baltic kini berstatus free agent setelah kontraknya dengan IMT Belgrade berakhir pada Juli 2026. Status ini memudahkan proses perekrutan jika PSM memutuskan untuk mengontraknya, karena tidak ada klub yang perlu diajak negosiasi biaya transfer. Namun, status bebas transfer tidak otomatis membuatnya langsung masuk skuad.
PSM tetap harus memastikan Baltic memenuhi kebutuhan teknis tim. Karena itu, masa trial tiga pekan menjadi periode penting bagi pemain muda tersebut.
Antisipasi Kesalahan Rekrutmen
Kedatangan Baltic menunjukkan PSM tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pemain asing. Pengalaman musim lalu menjadi pelajaran berharga, di mana PSM harus berjuang menjauh dari zona degradasi. Kondisi ini membuat pembentukan skuad untuk musim baru menjadi sangat krusial.
Setiap pemain asing yang didatangkan harus benar-benar memberikan kontribusi, terlebih mereka diharapkan menjadi pembeda di dalam tim. Kebutuhan akan pemain sayap semakin terasa setelah PSM melakukan perubahan komposisi pemain. Baltic pun datang dengan peluang untuk mengisi kebutuhan tersebut, namun statusnya masih sebatas pemain trial.
Keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih dan manajemen setelah melihat performanya selama masa percobaan.
Tiga Pekan untuk Meyakinkan
Bagi Baltic, tiga pekan ke depan adalah kesempatan untuk membuktikan kualitas. Ia tidak hanya harus menunjukkan kemampuan menggiring bola, kecepatan, atau melewati lawan, tetapi juga kontribusi dalam fase bertahan, memahami pressing, membaca ruang, serta menjalankan instruksi taktik.
Hal ini semakin penting karena PSM kini dilatih Darije Kalezic, pelatih asal Bosnia yang dikenal menuntut organisasi permainan dan disiplin. Kemampuan Baltic beradaptasi dengan sistem permainan akan menjadi faktor penting dalam penilaian. Jika mampu memenuhi ekspektasi, bukan tidak mungkin trial ini berujung pada kontrak permanen.
Sebaliknya, jika gagal, PSM masih punya waktu untuk mencari alternatif lain sebelum kompetisi dimulai.
Peluang bagi Karier Baltic
Bagi Baltic, trial di PSM adalah peluang besar untuk membuka lembaran baru. Setelah meninggalkan IMT Belgrade, ia bisa merasakan atmosfer kompetisi Indonesia. Jika berhasil dikontrak, ia tidak hanya mendapat klub baru, tetapi juga pengalaman di luar Eropa.
Sementara bagi PSM, kehadiran pemain muda seperti Baltic memberikan opsi untuk membangun skuad dengan prospek jangka panjang. Namun, semua itu harus dibuktikan di lapangan. Tiga pekan masa trial akan menjadi fase penentu.
Baltic harus menunjukkan kepada Kalezic dan manajemen bahwa dirinya bukan sekadar pemain muda dengan latar belakang Eropa, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata untuk Juku Eja. Untuk sementara, statusnya masih sebagai pemain trial. Keputusan apakah ia akan menjadi bagian dari skuad untuk Super League 2026/2027 baru akan ditentukan setelah evaluasi selesai.
Jika berhasil meyakinkan, Baltic berpeluang menjadi salah satu wajah baru di lini serang PSM. Jika tidak, PSM masih memiliki waktu untuk mengalihkan buruan ke pemain lain. Satu hal yang pasti, tiga pekan ini menjadi kesempatan bagi Baltic untuk membuktikan bahwa petualangan barunya di Indonesia layak dimulai bersama PSM Makassar.
Artikel Terkait
Kalezic Kembali ke PSM, Bawa Kenangan Trofi dan Kisah Bersama Jenner-Eliano
Luka Bulatovic Tiba di Makassar, PSM Makassar Makin Dekat dengan Amunisi Baru
PSM Makassar Siapkan Peran Jangka Panjang untuk Rasyid Bakri
PSM Makassar Masih Buru Pemain Lokal, Kuota Skuad Baru Terisi 24 Pemain