Rotasi Herdman Mulai Terlihat, Dua Pemain Masih Menunggu Debut di Piala AFF 2026

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:30 WIB
Rotasi Herdman Mulai Terlihat, Dua Pemain Masih Menunggu Debut di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menunjukkan pola pengelolaan skuad yang berbeda di Piala AFF 2026. Ia tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga berupaya menguji kedalaman timnya sepanjang fase grup.

Dalam dua laga yang sudah dijalani, hampir seluruh pemain yang dibawa ke turnamen mendapat kesempatan bermain. Rotasi menjadi strategi utama untuk menjaga kebugaran sekaligus memetakan kesiapan setiap pemain menjelang pertandingan yang lebih krusial.

Terlihat jelas saat Indonesia menghadapi Timor Leste pada laga kedua Grup A di Chonburi Stadium, Thailand, Jumat (31/7/2026). Herdman melakukan perubahan besar pada susunan pemain. Dari starting XI yang menghancurkan Kamboja 5-1 di laga pertama, hanya lima nama yang kembali dipercaya tampil sejak menit awal: Marc Klok, Ivar Jenner, Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Mitchell Baker.

Selebihnya, Herdman memberikan panggung kepada pemain yang sebelumnya lebih banyak duduk di bangku cadangan. Perubahan paling mencolok ada di lini belakang. Brian Fatari, Jordi Amat, dan Wahyu Prasetyo dipercaya mengawal pertahanan, sementara posisi penjaga gawang diberikan kepada Cahya Supriadi.

Rotasi tersebut menunjukkan kepercayaan besar Herdman terhadap pemain pelapis. Hasilnya pun positif. Meski sempat kesulitan membongkar pertahanan Timor Leste di babak pertama, Indonesia akhirnya mencetak tiga gol setelah turun minum. Shayne Pattynama, Thom Haye, dan Mitchell Baker menjadi pencetak gol kemenangan 3-0.

Bagi Herdman, laga itu bukan sekadar tiga poin. Ia mendapat gambaran jelas siapa saja yang siap dipanggil ketika pertandingan memasuki fase lebih berat. Kini, perhatian mulai mengarah ke laga berikutnya: Vietnam sudah menunggu.

Ujian Sesungguhnya

Laga kontra Vietnam diprediksi menjadi ujian sebenarnya bagi Timnas Indonesia di Grup A. Vietnam merupakan salah satu kekuatan utama Asia Tenggara dan datang sebagai juara bertahan. Karena itu, keputusan Herdman dalam menentukan komposisi pemain akan kembali menjadi sorotan.

Setelah dua pertandingan, Herdman sebenarnya sudah memainkan sebagian besar pemain yang masuk skuad Piala AFF 2026. Namun, masih ada sejumlah nama yang belum mendapatkan kesempatan. Salah satunya adalah Muhammad Riyandi. Dari tiga penjaga gawang yang dibawa, hanya Riyandi yang belum dimainkan. Nadeo Argawinata mendapat kesempatan di laga pertama saat Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1, meski kebobolan satu gol. Pada laga kedua, giliran Cahya Supriadi yang berada di bawah mistar.

Dengan pola rotasi tersebut, peluang Riyandi untuk tampil semakin kecil. Jika Herdman kembali menggunakan kiper utama atau memilih salah satu dari dua penjaga gawang yang sudah dimainkan, Riyandi berpotensi kembali menjadi penonton. Namun, laga melawan Vietnam bisa saja menjadi momentum berbeda. Jika Herdman ingin memberikan kesempatan kepada seluruh pemain sebelum semifinal, Riyandi masih memiliki peluang, meski relatif kecil.

Rizky Eka Masih Menunggu

Nama lain yang menarik perhatian adalah Rizky Eka Pratama. Winger PSM Makassar tersebut sejauh ini masih menjadi penghuni bangku cadangan. Ia belum mendapatkan satu menit pun bermain dalam dua laga Grup A. Padahal, pemain tersebut memiliki karakter yang cukup fleksibel. Rizky Eka dapat dimainkan di beberapa posisi sektor sayap sehingga secara teori bisa menjadi opsi bagi Herdman ketika membutuhkan pemain dengan kecepatan dan kemampuan menyerang dari sisi lapangan.

Persoalannya, persaingan di sektor tersebut sangat ketat. Di sisi kiri, Rizky Eka harus bersaing dengan Dony Tri Pamungkas. Ketika Dony tidak dimainkan, Herdman masih memiliki opsi Tim Geypens. Sementara di sisi kanan, Eliano Reijnders menjadi pilihan utama. Pemain naturalisasi tersebut bahkan selalu tampil sejak menit pertama dalam dua pertandingan Indonesia di fase grup.

Jalan Rizky Eka menuju starting XI memang tidak mudah. Namun, pertandingan melawan Vietnam bisa menjadi kesempatan berbeda. Herdman kemungkinan membutuhkan pemain dengan kecepatan untuk menghadapi permainan Vietnam yang memiliki kemampuan menguasai bola dan melakukan transisi cepat. Jika Indonesia sudah unggul atau membutuhkan tenaga baru di lini serang pada babak kedua, Rizky Eka bisa menjadi salah satu opsi yang masuk akal.

Marselino Menunggu Lampu Hijau

Selain Rizky Eka, satu nama yang paling dinantikan publik adalah Marselino Ferdinan. Bintang muda Indonesia tersebut belum sekalipun tampil di Piala AFF 2026. Berbeda dengan Rizky Eka yang tidak dimainkan karena pertimbangan teknis dan persaingan posisi, Marselino harus menepi karena kondisi fisik. Cedera membuat pemain berusia 21 tahun tersebut absen dalam dua pertandingan pertama Indonesia.

Sebelum turnamen berlangsung, kondisi Marselino memang sempat menjadi tanda tanya. Pemain Oxford United tersebut mengalami benturan hingga harus menggunakan tongkat untuk membantu berjalan. Karena itu, keputusan untuk memainkannya tidak bisa hanya didasarkan pada kebutuhan taktik. Kondisi fisiknya harus menjadi pertimbangan utama.

Jika Marselino sudah dinyatakan pulih dan mendapatkan lampu hijau dari tim medis, pertandingan melawan Vietnam bisa menjadi momentum comeback. Namun, sangat mungkin Herdman tidak langsung memaksanya bermain sejak menit pertama. Marselino bisa saja ditempatkan di bangku cadangan terlebih dahulu dan baru diturunkan jika kondisi pertandingan memungkinkan. Langkah tersebut akan menjadi pilihan yang lebih aman mengingat Indonesia masih memiliki pertandingan penting lainnya setelah menghadapi Vietnam.

Pertandingan melawan Vietnam akan menjadi laga yang berbeda. Indonesia sudah mengoleksi dua kemenangan setelah mengalahkan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0. Namun, Vietnam memiliki kualitas dan pengalaman yang jauh lebih tinggi. Apalagi, hasil imbang 0-0 Vietnam melawan Singapura membuat persaingan Grup A semakin menarik. Vietnam kini harus mengejar poin, sementara Indonesia berada dalam posisi lebih menguntungkan.

Karena itu, Herdman tidak hanya membutuhkan pemain terbaik, tetapi juga pemain yang benar-benar berada dalam kondisi fisik optimal. Rotasi yang dilakukan dalam pertandingan melawan Timor Leste bisa menjadi bagian dari persiapan tersebut. Herdman telah memberikan menit bermain kepada banyak pemain. Kini, ia memiliki gambaran lebih jelas mengenai kemampuan setiap pemain yang tersedia.

Pertanyaannya kemudian tinggal satu: apakah Marselino Ferdinan sudah cukup fit untuk kembali memperkuat Garuda, dan apakah Rizky Eka Pratama akhirnya mendapatkan kesempatan? Jika Marselino sudah pulih, kehadirannya bisa memberikan dimensi berbeda bagi permainan Indonesia. Sementara Rizky Eka dapat menjadi alternatif ketika Herdman membutuhkan tenaga baru dari sektor sayap.

Dua pemain tersebut memang belum mendapatkan menit bermain di Piala AFF 2026. Namun, pertandingan besar melawan Vietnam bisa saja menjadi panggung pertama mereka. Di tengah persaingan Grup A yang semakin ketat, Herdman membutuhkan seluruh kekuatan yang dimilikinya. Bukan hanya 11 pemain utama, tetapi juga para pemain yang selama ini menunggu kesempatan dari bangku cadangan. Dan ketika Vietnam datang sebagai lawan berikutnya, kesempatan itu bisa tiba pada waktu yang paling menentukan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags