Tegangan Meningkat di Laga Pramusim: Gallagher Dapat Kartu Kuning Usai Tekel Keras

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:30 WIB
Tegangan Meningkat di Laga Pramusim: Gallagher Dapat Kartu Kuning Usai Tekel Keras

Laga persahabatan antara Tottenham Hotspur dan Chelsea di Accor Stadium, Sydney, berlangsung panas sejak menit awal. Gelandang Tottenham, Conor Gallagher, menerima kartu kuning pada menit ke-10 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Chelsea, Dario Essugo. Tekel meluncur yang dilakukannya memicu kemarahan para pemain kedua tim, yang langsung mengerumuni wasit Alex King di tengah lapangan. Ketegangan sempat memanas sebelum akhirnya mereda di hadapan sekitar 80.000 penonton.

Sebelum insiden itu, rekrutan baru Tottenham, Jan Paul van Hecke, juga sempat melanggar Joao Pedro, yang memicu gesekan awal antar pemain di ajang pramusim ini.

Komentator Paramount , Ben Homer, mengaku terkejut dengan intensitas pertandingan. "Ini ada titik api lainnya... Saya beritahu Anda, saya tidak menduga pertandingan akan menjadi sepanas ini dalam laga persahabatan, tetapi ketegangan tetap membara terlepas dari apa yang dipertaruhkan!" ujarnya.

Pengamat pertandingan Andy Harper memberikan pandangannya mengenai aksi Gallagher. "Gallagher tidak berpikir ada yang berlebihan dalam hal itu... itu cukup terlambat," katanya. Harper juga menilai benturan tersebut berdampak langsung pada reaksi pemain Chelsea. "Dia benar-benar menyapu bersih gelandang asal Portugal itu," ujarnya. Menurut Harper, tekel semacam itu memang memicu kemarahan. "Ini adalah jenis tekel yang tepat yang akan memberikan efek memicu kemarahan pada orang-orang di sekitarnya," jelasnya.

Harper juga menyoroti sikap Gallagher yang terkesan acuh tak acuh setelah pelanggaran. "Dia berjalan pergi dengan cukup acuh tak acuh... tapi Anda bisa memahami para pemain Chelsea yang marah besar," katanya.

Beberapa menit setelah insiden tersebut, Tottenham berhasil membuka keunggulan melalui gol yang dicetak oleh rekrutan anyar mereka, Sandro Tonali.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags